View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penambahan zeolit dalam ransum komersial untuk meningkatkan produksi bloiler dan mengurangi kadar amonia dan air feses

      Thumbnail
      View/Open
      full text (10.06Mb)
      Date
      1990
      Author
      Suijah
      Ahmad, Baihaqi H
      Suryahadi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian penambahan zeolit dalam ransum komersial ayam broiler dan pencampuran zeolit pada feses, didasarkan pada sifat fisik dan kimianya, diharapkan dapat mendukung hipotesa bahwa penerapan zeolit dapat memperbaiki perfor- mans produksi ayam broiler dan dapat menurunkan kadar amo- nia dan air feses. Empat percobaan telah dilakukan pada penelitian ini dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Jumlah amonia feses diukur dengan pendekatan modifikasi metoda Conway. Percobaan I (percobaan pendahuluan) dilakukan untuk mendapatkan cara pengukuran amonia feses yang lebih tepat, yakni penentuan lama aerasinya. Dengan lama aerasi 5, 10 dan 15 menit, masing-masing terdiri dari enam ulangan, ra- taan jumlah amonia yang diperoleh adalah 0.3876, 0.5961 dan 0.6500 mg/g berat segar feses. Akumulasi amonia feses terukur meningkat sangat nyata (p<0.01) terhadap kenaik- an lama aerasi menurut hubungan linear, Y 0.2822 + 0.0262 X, dengan r² = 0.6064. Lama aerasi 15 menit dijadi- kan patokan dalam pengukuran amonia feses pada percobaan selanjutnya, karena memberikan pengukuran amonia feses ter- besar dengan koefisien variasi relatif kecil. Untuk mengetahui sampai seberapa jauh zeolit mampu menyerap amonia feses, 10 g feses dicampur dengan zeolit, dibiarkan selama 24 jam lalu diaerasi selama 15 menit dan amonia yang dibebaskan diukur (percobaan II). Dengan per- lakuan (A) feses tidak dicampur zeolit, (B) feses dicampur zeolit sebanyak 50% dari bobot feses dan (C) feses dicam- pur zeolit sebanyak 100% dari bobot feses, masing-masing terdiri dari 10 ulangan, rataan jumlah amonia yang dihasil- kan adalah (A) 0.9185, (B) 0.2635 dan (C) 0.0889 mg/g berat kering feses. Pencampuran 50% dan 100 % zeolit pada feses sangat nyata (p < 0.01) menurunkan jumlah amonia feses, ma- sing-masing sebesar 71.3% dan 90.3% dibandingkan kontrol. Kadar amonia feses menurun secara linear terhadap kenaikan taraf pencampuran zeolit, Y 0.838425 0.008296 X, dengan r2 0.74295. Percobaan III dilakukan untuk mengetahui kemampuan ze- olit kering dan basah dalam menyerap amonia feses....
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146799
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository