View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Uji fermentabilitas in vitro ampas sagu aren (Arenga pinnata) hasil fermentasi dengan jamur Pleurotus ostreatus

      Thumbnail
      View/Open
      full text (8.012Mb)
      Date
      1990
      Author
      Sukria, Heri Ahmad
      Jachja, Jajat
      Ridla, Muhammad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ampas sagu aren merupakan salah satu pertanian yang mempunyai potensi yang besar sebagai bahan makanan ternak. Tanaman sagu di Indonesia diperkirakan tidak kurang dari 740.000 hektar yang setara dengan 5.180.000 - 8.510.000 ton tepung sagu setiap tahun (Pangloli dan Satari, 1985) Menurut Rumalatú (1984), rendemen pengolahan sagu hanya sekitar 14 persen, sehingga sekitar 86 persen berupa ampas sagu bercampur dengan sisa pati yang tidak terekstraksi. yang Akan tetapi tingginya serat kasar merupakan masalah utama secara hayati sebagai pembatas dalam pemanfatannya untuk mekanan ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fermentasi dengan menggunakan jamur Pleurotus ostreatus perubahan terhadap nilai gizi dan Fermentabilitas in vitro ampas sagu aren. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Ilmu Institut Pertanian Bogor, pada bulan Mei sampai Agustus 1990. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan lama pernentasi 0, 2, 4, dan 6 minggu, dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi sangat nyata (P<0.01) menurunkan Koefisien Cerna Bahan Kering (KCBK) dan nyata (P<0.05) menurunkan Cerna Bahan Organik (KCBO) ampas sagu untuk produksi N-NH3, lama fermentasi Koefisien aren. Sedangkan nyata (P<0.05) menurunkan produksi N-NH3 ampas sagu aren, lama fermentasi 2 minggu. Dan hasil Uji Duncan yaitu pada didapat bahwa, produksi N-NH3 dengan lama fermentasi 0, 4 dan 6 minggu tidak berbeda dan nyata lebih tinggi dibandingkan dengan lama fermentasi 2 minggu. Produksi VEA total ampas sagu secara statistik tidak dipengaruhi oleh lama...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146512
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository