View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh suplementasi mineral terhadap kadar mineral plasma darah, bulu ekor, kecernaan zat-zat makanan dan pertambahan bobot badan anak sapi jantan Fries Holland

      Thumbnail
      View/Open
      full text (8.400Mb)
      Date
      1990
      Author
      Suharno, Bambang
      Suryahadi
      Evvyernir, Dwierra
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mineral merupakan salah satu bagian dari zat-zat nutrisi makanan yang penting bagi ternak. Dalam hubungannya dengan permasalahan makanan ternak ruminansia, khususnya makanan penguat, mineral merupakan salah satu zat yang penting untuk diperhatikan. Sebagaimana diketahui bahwa mineral memiliki peranan pada makhluk hidup termasuk ternak. Sampai saat ini kebutuhan ternak akan mineral masih diharapkan pada bahan-bahan makanan yang digunakan sebagai penyusun ransum ternak. Padahal kandungan bahan akan mineral tidak semuanya dapat dimanfaatkan oleh ternak. Untuk itu perlu adanya upaya lain dalam rangka menanggulangi adanya defisiensi mineral pada ternak, yaitu dengan melakukan suplementasi pada ransumnya. Pada penelitian ini dilakukan suplementasi mineral ke dalam makanan penguat. Dengan tiga macan perlakuan, yaitu makanan penguat tanpa suplementasi sebagai perlakuan pertama (0% suplementasi), makanan penguat dengan suplementasi mineral sebagai perlakuan kedua (100% suplementasi) dan ketiga makanan penguat dengan suplementasi mineral (200% suplementasi). Perlakuan suplementasi ini didasarkan pada tabel yang dikeluarkan oleh National Research Council (NRC) (1976). Ternak yang digunakan adalah anak sapi jantan Fries Holland dengan dikelompokkan ke dalam tiga kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri dari tiga ekor ternak. Dari hasil yang didapat, ternak yang ada tidak memperlihatkan adanya gejala defisiensi mineral secara jelas. Pengaruh dari perlakuan yang nyata diperlihatkan pada pertambahan bobot badan ternak per hari (P<.05) dan koefisien cerna protein kasar dan serat kasar (P<.10). Sedangkan untuk parameter yang lain tidak memperlihatkan adanya perbedaan yang nyata, walaupun hasil yang diperoleh setelah dikorelasikan antar peubah menunjukkan adanya perbedaan yang nyata atau memiliki korelasi yang kuat. Pada analisis mineral dari bulu ekor terdapat pengaruh yang nyata dari mineral Ca setelah dikorelasikan dengan mineral Ca yang diperoleh dari plasma darah (r 0.68; = analisis P<.05). Dengan demikian besar kemungkinan...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146503
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository