Pengaruh penambahan tepung daun kacang tanah (Arachis hypogaea) dalam ransum basal terhadap bobot hati dan ginjal dan kelainan pada ayam broiler jantan
View/ Open
Date
1991Author
Budianti, Primastuti
Aboenawan, Lily
Hasjmy, Djamil
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, dari 28 Juni sampai 9 Agustus 1990. Daun leguminosa sebagai hijauan makanan ternak baik sebagai sumber vitamin dan mineral, tetapi toleransi unggas pada hijauan terbatas terutama leguminosa yang sering mengandung alkaloid dan yang bersifat racun.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun kacang tanah dalam ransum basal terhadap bobot hati dan ginjal, yang bertindak sebagai organ penya- ring zat-zat asing, serta mengamati kelainan yang terjadi. Materi penelitian terdiri dari 200 ekor anak ayam
broiler jantan strain Hubbard. Ransum penelitian disusun sendiri, dengan penambahan tepung daun kacang tanah seba- gai perlakuan. Tiap ransum perlakuan berbeda kadar daun kacang tanahnya, yaitu R1 0%, R2 3.61%, R3 6.98%, R4 10.11%, dan R5 13.04%.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Pengaruh perla- kuan terhadap persentase bobot hati dan ginjal setelah ditransformasi, dianalisa dengan Sidik Ragam. Peubah yang diukur adalah bobot hidup, bobot hati dan bobot ginjal.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian tepung daun kacang tanah sampai tingkat 13.04% tidak ber- pengaruh nyata terhadap bobot hati dan bobot ginjal ayam broiler jantan, tetapi dengan memperhatikan pertambahan bobot badan dan bobot badan akhir maka pemberian tepung daun kacang tanah sebanyak 3.61% memberikan hasil terbaik.
Pemberian tepung daun kacang tanah mengurangi gejala terjadinya kaki bengkok ke dalam (curled toe paralysis).

