Retensi nitrogen rumput lapang dengan tekstur berbeda yang diberi suplemen pada domba
View/ Open
Date
1991Author
Masudin
Sigit, Nur Aeni Sigit
Wiradarya, Tantan R.
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini telah dilakukan di Unit Pendidikan dan Penelitian Peternakan Jonggol (UPJ) Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, selama 12 minggu dari bulan nuari 1989 sampai bulan April 1989. Tujuan penelitian Ja- a- dalah untuk mengetahui efek pencacahan rumput lapang dan suplementasi garam, campuran mineral dan bungkil kedelai terhadap retensi nitrogen pada domba.
Ternak yang digunakan sebanyak 16 ekor domba jantan lokal berasal dari pasar hewan di Cianjur. Umur ternak 8 sampai 11 bulan dengan lingkar dada sekitar 60 cm dan bobot badan 20.17 + 2.04 kg. Ransum terdiri dari delapan macam yaitu: BO (rumput tidak dicacah), BG (BO 15 gram garam), BM (BO + 243 gram campuran mineral dan garam), BP (BO + 200 gram bungkil kedelai), CO (rumput dicacah), CG (CO+ 15 gram garam), CM (CO + 243 gram campuran mineral dan garam) dan CP (CÓ + 200 gram bungkil kedelai). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak leng-
kap pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu:
faktor pertama perbedaan bentuk fisik rumput lapangan dan
faktor kedua suplementasi bahan makanan. Peubah yang di-
amati adalah konsumsi bahan kering, konsumsi nitrogen, ke-
cernaan protein dan retensi nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi bahan kering rumput dicacah (715 gram/ekor/hari) nyata lebih tinggi (P<0.05) dari rumput tidak dicacah (640 gram/ekor/hari). Konsumsi bahan kering suplementasi garam (589 gram/ekor/ hari) tidak berbeda nyata dari tanpa suplementasi (630 gram/ekor/hari), sedangkan konsumsi bahan kering suplemen- tasi campuran mineral (737 gram/ekor/hari) dan suplementa-
si bungkil kedelai (753 gram/ekor/hari) nyata lebih tinggi (P<0.05) dari konsumsi bahan kering tanpa suplementasi (630 gram/ekor/hari).
Interaksi bentuk fisik rumput lapang dan suplementasi bahan makanan berpengaruh nyata terhadap konsumsi nitrogen domba. Konsumsi nitrogen BM (15.88 gram/ekor/hari), CM (14.87 gram/ekor/hari), BP (27.11 gram/ekor/hari), CP (25.23 gram/ekor/hari) sangat nyata lebih tinggi (P<0.01) dari konsumsi nitrogen BO (9.93 gram/ekor/hari) dan CO...
