View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan ampas tahu dengan gambir sebagai pelindung degradasi protein untuk bahan baku pellet ransum komplit ditinjau berdasarkan metabolisme dan populasi mikroba rumen

      Thumbnail
      View/Open
      full text (7.483Mb)
      Date
      1991
      Author
      Karimulah
      Suryahadi
      Ahmad, Baihaqi H.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui manfaat penggunaan ampas tahu dengan gambir sebagai pelindung degradasi protein untuk bahan baku pellet ransum komplit ditinjau berdasarkan metabolisme dan populasi mikroba rumen telah dilakukan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Lama penelitian 36 hari, yaitu mulai tanggal 17 Oktober sampai 22 Nopember 1990. Penelitian menggunakan empat macam ransum dengan sumber protein yang berbeda sebagai perlakuan, masing-masing berturut-turut; tepung ikan, B = ampas tahu, C = dilindungi dengan gambir dan D ampas ampas tahu dengan gambir yang dikombinasikan dengan urea. tahu A = yang dilindungi Ransum A dan B masing-masing berfungsi sebagai kontrol positip dan negatif, sedang D disusun untuk ransum menghindari terjadinya kekurangan NH3 sebagai akibat perlindungan yang berlebihan dari gambir. Perlindungan protein ampas dilakukan dengan suspensi gambir. mencampurkan cara ampas tahu tahu dengan Jumlah gambir yang direaksikan sebanyak 8 persen dari kandungan protein ampas tahu, lalu dibiarkan selama 12 jam pada suhu kamar. Bahan-bahan ransum lainnya adalah: rumput gajah, jagung, onggok, minyak kelapa, dan campuran mineral. Keempat ransum disusun menurut patokan NRC (1984) untuk domba bobot badan 20-30 kg dan untuk pertambahan bobot badan per hari 250-300 g, yaitu TDN 71 persen dan Protein 16.9 persen. Keempat ransum tersebut dibuat dalam bentuk pellet dan diberikan pada empat ekor domba jantan (tiga ekor berfistula di rumennya dan satu ekor tanpa fistula) dengan bobot badan rata-rata 21.75 kg. Rancangan percobaan yang digunakan adalah bujur sangkar Youden dengan empat perlakuan (sumber protein yang berbeda dengan tiga periode pengamatan. Setiap periode berlangsung selama 12 hari, yang terbagi menjadi 10 hari masa adaptasi dan dua hari masa pengumpulan data. Pengambilan cairan rumen domba dilakukan pada saat pengumpulan data (dua hari berturut-turut) sebelum makan...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146443
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository