View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Status mineral sapi potong di daerah limpahan vulkanik gunung kelud Jawa Timur

      Thumbnail
      View/Open
      full text (14.06Mb)
      Date
      1991
      Author
      Untung, Mujur
      Jachja, Jajat
      Astiana
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Limpahan vulkanik Gunung Kelud dilaporkan telah menam- bahkan sejumlah mineral ke dalam tanah pada daerah sekitar- nya dan nanti pada gilirannya akan meningkatkan konsentrasi mineral hijauan yang pada akhirnya mempengaruhi kadar neral dalam tubuh ternak. mi- iversit Penelitian ini berlangsung dari bulan Mei 1990 hingga awal Maret 1991 yang meliputi tahap pengumpulan sampel yang berlangsung dari bulan Mei hingga Juni 1990 di empat daerah limpahan Gunung Kelud. Tahap preparasi berlangsung dari bulan September 1990 hingga Maret 1991 di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, IPB. Kalibrasi kadar Ca, Mg, Cu, Fe, Zn dan Mn dilakukan dengan Spectrofotometer Serapan Atom (AAS) sedang kadar P diukur dengan menggunakan Double Beam Spectrofotometer (DBS) yang dilakukan di laboratorium Agronomi Balai Penelitian Tanaman Pangan Bogor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui status mineral sapi potong di daerah limpahan Vulkanik Gunung Kelud yang mencakup kekurangan, normal, kelebihan dan ketidak seimbangan. Penelitian ini juga bertujuan untuk melihat pengaruh perbedaan daerah dan tingkatan umur terhadap kadar mineral dalam jaringan ternak serta hubungan antara mineral dalam jaringan tubuh ternak. Sampel darah dan hati yang berjumlah 84 sampel parasi dengan pengabuan basah (ADAC, 1960), sampel dipre- hijauan dipreparasi dengan pengabuan kering sedangkan sampel tanah dipreparasi berdasarkan petunjuk Hidayat (1978). Uji statistik yang digunakan untuk menentukan status mineral adalah ujit dengan rumus t-hitung = (x - μο/sd) [n. Untuk melihat pengaruh perbedaan daerah dan tingkatan umur terhadap kadar mineral jaringan digunakan uji sidik ragam dengan rancagan acak lengkap pola faktorial. Hubungan antar mineral dalam jaringan ditentukan melalui koefisien korelasi "T" (Steel and Torrie, 1981). Status mineral Ca dan P dari keempat daerah nyata lebih tinggi dari kadar normal, sedangkan status Mg sudah berada pada batas marginal....
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146438
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository