Daya inhibisi nanokitosan terhadap patogenisitas penyakit antraknosa pada buah cabai dan pepaya
View/ Open
Date
2015Author
Sriharyani, Tuti Septi
Syaefudin
Suryadi, Yadi
Metadata
Show full item recordAbstract
Penyakit antraknosa disebabkan oleh cendawan Colletotrichum
gloeosporioides. Tujuan penelitian ini adalah menguji potensi formula
nanokitosan dalam menginhibisi pertumbuhan C. gloeosporioides sehingga dapat
mengendalikan penyakit antraknosa melalui pengujian in vitro dan in vivo.
Nanokitosan diperoleh dengan mereaksikan kitosan berat molekul rendah
(KBMR) dengan NaTPP sebagai zat pengikat silang. Formula nanokitosan dengan
karakteristik ukuran terkecil, nilai IP terkecil, dan nilai PZ terbesar dipreparasi
dengan rasio volume KBMR:NaTPP 5:1 dan waktu pengadukan 60 menit.
Berdasarkan uji in vitro, nanokitosan mampu menghambat pertumbuhan C.
gloeosporioides sebesar 85.72%. Selain itu nanokitosan mampu menghambat
perkecambahan konidia sebesar 61.16%. Uji in vivo menggunakan dua metode
pengujian yaitu pra-inokulasi dan pasca-inokulasi. Pengujian pada buah cabai dan
pepaya menunjukkan bahwa metode pra-inokulasi memberikan hasil yang lebih
baik dibanding metode pasca-inokulasi.
Collections
- UT - Biochemistry [1466]
