Neraca Nitrogen Kerbau Rawa (Bubalus Bubalis) Betina Yang Diberi Ransum Berkadar Protein 5 Sampai 20 Persen
View/ Open
Date
1985Author
Kuswaryan, Sondi
Parakkasi, Aminuddin
Wiradarya, Tantan R.
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, mulai tanggal 3 Oktober sampai dengan 19 Desember.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menggali informasi tentang aspek nutrisi kerbau mengenai pemanfaatan nitrogen dengan menggunakan parameter neraca nitrogen.
Empat ekor induk kerbau berumur 4 - 7 tahun dengan bobot badan 264 ± 34.85 kg digunakan dalam penelitian ini. Ransum perlakuan R1, ,R2 R3 dan R4 disusun pada taraf protein ransum 5, 10, 15 aan 20 persen, dengan kandungan TDN untuk setiap perlakuan sebesar 65 persen.
Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Bujur Sangkar Latin 4 x 4. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap parameter yang diukur dilakukan uji sidik ragam, uji jarak Duncan dan uji orthogonal.
Hasil penelitian menunjukkan pengaruh perlakuan sangat nyata terhadap konsumsi nitrogen, nitrogen yang dibuang lewat feses dan urine, serta neraca nitrogen. Konsumsi nitrogen, nitrogen feses dan nitrogen urine meningkat secara linier. Untuk setiap peningkatan 0,18 grN BB 0,75 perhari, sedang nitrogen feses dan urine meningkat masing-masing sebesar 2.31 dan 9.89 grN/ekor/hari.
Neraca nitrogen bergerak dari perlakuan R1 R2 R3 dan R4, masing-masing sebesar 4.19, 42.78, 27.83 dan 36-30 grN/ efkor/hari atau 0.06, 0.58, 0.39 dan 0.52 grN/kg BB.0,75/hari, mengikuti pola kuadratik dengan neraca nitrogen tertinggi 40.85 grN/ekor/hari atau 0.60 grN/kg BB 0,75/hari. Secara statistik perlakuan R2 R3 dan R4, tidak menunjukkan perbeaan. Perlakuan R- R₁ menunjukkan perbedaan (P/ 0.05) dengan perlakuan lainnya.
Persentase neraca nitrogen dari jumlah nitrogen yang dikonsumsi terbesar dicapai perlakuan R2, sebesar 30.84 persen, berbeda (P/ 0.05) dengan R₁, sedang perlakuan lainnya tidak menunjukkan perbedaan.
Taraf protein ransum yang optimal cukup untuk memenuhi kebutuhan kerbau akan protein sekitar 10 persen….
