Pemanfaatan limbah kulit ikan patin (Pangasius pangasius) sebagai bahan baku pada produk empek-empek
View/ Open
Date
2003Author
Panjaitan, Yusuf Donal
Ibrahim, Bustami
Erungan, Anna C
Metadata
Show full item recordAbstract
Salah satu produk perikanan yang merupakan sumber makanan berprotein tinggi adalah empek-empek yang merupakan makanan tradisional berasal dari Palembang dan sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Empek-empek biasanya terbuat dari daging ikan dan tepung. Limbah kulit ikan patin juga dapat dijadikan sebagai bahan baku tambahan pada produk empek-empek. 2
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit ikan patin sebagai bahan baku tambahan dalam pembuatan empek-empek. Kulit ikan patin yang banyak mengandung protein diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi dari empek-empek.
Penelitian dilakukan untuk mengetahui formula antara kulit ikan patin dan daging ikan patin dalam adonan empek-empek yang terbaik berdasarkan kesukaan, uji proksimat dan uji fisik. Formula antara ikan patin dan kulit ikan patin yang digunakan adalah 100%:0% (A), 90%:10% (B), 80%:20% (C), 70%:30% (D), 60%:40% (Ε).
Pengamatan dilakukan terhadap uji kesukaan yang meliputi penampakan, warna, aroma, rasa dan tesktur. Sedangkan uji kimia meliputi kadar air, abu, lemak, protein dan karbohidrat selain itu dilakukan uji fisik yang meliputi kekerasan, elastisitas dan derajat putih.
IPE Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua kali ulangan, hasil yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Sedangkan untuk uji kesukaan dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal Wallis dan hasil yang berbeda nyata dilakukan dengan uji lanjut Multiple Comparison.
Dari penelitian dapatkan perlakuan terbaik adalah perlakuan adalah perlakuan B (penambahan kulit ikan patin sebesar 10%) dengan nilai kesukaan terhadap penampakan dan warna yaitu 6,76 (agak suka) dan 6,52 (agak suka)…dst
Collections
- UT - Aquaculture [2191]
