View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis model jaringan produksi pada industri perakitan alat-alat besar

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (55.58Mb)
      Date
      1989
      Author
      Winarso, Bambang
      Hidayat, Imam
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Industri alat-alat besar di Indonesia berkembang dengan pesat karena banyaknya kebutuhan akan alat-alat besar untuk kegiatan pertanian dan konstruksi. Pada awal dasawarsa 80- an berdiri tiga perusahaan produsen alat-alat besar, satu diantaranya adalah P.T. Natra Raya. Perubahan kecenderungan yang terjadi pada usaha budidaya di bidang pertanian, membuat terjadinya fluktuasi dan perubahan permintaan terhadap alat-alat besar. Fluktuasi dan perubahan permintaan pasar ini secara tidak langsung akan mempengaruhi proses produksi. Penelitian yang dilakukan merupakan suatu kajian terhadap model jaringan produksi alat-alat besar dalam mengantisipasi perubahan permintaan pasar, agar tetap dapat berproduksi secara optimal. Perubahan permintaan pasar dihubung- kan dengan perubahan jumlah dan jenis alat besar yang diproduksi. Studi kasus dilakukan di P.T. Natra Raya. Telaah terhadap sistem produksi dilakukan dengan menggunakan pendekatan sistem. Permodelan yang disusun merupakan model dari jaringan kerja produksi untuk tujuh jenis alat besar. Analisis model jaringan kerja produksi dilakukan dengan menggunakan metoda CPM (Critical Path Method) dan PERT (Program Evaluation and Review Technique). Implementa- si dari model jaringan produksi yang dipilih dilakukan dalam suatu simulasi proses produksi. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa jaringan kerja produksi untuk tipe D6DHP dan D7G mempunyai 12 kegiatan kritis dengan waktu produksi per unit adalah 56.63 jam dan 57.12 jam. Produksi unit alat besar tipe E110 mem- butuhkan waktu 40.75 jam per unit dengan 8 kegiatan kritis, sedangkan tipe E200B membutuhkan waktu 60.65 jam per unit dengan 10 kegiatan kritis. Unit alat besar tipe 926E dan 966E mempunyai 12 kegiatan kritis dengan waktu 81.20 jam dan 86.08 jam per unit, sedangkan tipe produksi dengan waktu 83.98 jam per unit dengan 10 produksi 120B dikegiatan kritis…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143416
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository