Optimasi penggunaan air irigasi dan analisis tingkat resiko perubahan iklim pada areal tanam Seksi Rengasdengklok Karawang Jawa Barat
Abstract
Penetapan Karawang sebagai kawasan industri membuat sebagian lahan pertanian di Karawang beralih fungsi dan mempengaruhi luasan lahan pertanian di Karawang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui intensitas pertanaman (IP), mengoptimalkan penggunaan areal tanam berdasarkan ketersedian air irigasi, dan menganalisis tingkat resiko perubahan iklim di daerah irigasi Tarum Utara cabang Barat.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan permodelan untuk menghasilkan debit dan IP optimal. Hasil tersebut kemudian diinterpretasikan dalam bentuk peta untuk dianalisis. IP rata-rata tahun 2011, 2012, 2013, dan 2014 adalah 186,2%. Debit maksimal ketika IP 200% adalah 3110 lt/det dengan varietas padi yang digunakan adalah Biasa-Unggul atau Unggul-Unggul.
Tingkat resiko perubahan iklim di daerah Irigasi Tarum Utara cabang Barat dengan RCP 2.6 4.5, 6.0, 8.5 pada debit andalan 10% didominasi oleh sangat tinggi dan ekstrim. Pada debit andalan 20% tingkat resiko perubahan iklim didominasi oleh sedang dan tinggi…
