View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemasakan pendahuluan ( "Precooking" ) terhadap mutu cumi - cumi ( Loligo edulis ) kaleng dalam berbagai medium

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (23.26Mb)
      Date
      1992
      Author
      Fadilah, Siti
      Zahiruddin, Winarti
      Sarnianto, Prih
      Salamah, Ella
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      milik Produksi cumi-cumi di Indonesia tahun 1988 mencapai 50.686 ton (Direktorat Jendral Perikanan, 1988). Tetapi besarnya produksi cumi-cumi ini tidak banyak berarti jika tidak diikuti dengan perbaikan pasca panen. Selama ini, masyarakat umumnya hanya mengenal cumi-cumi sebagai cumi- cumi segar dan kering. Mengingat produksinya yang begitu besar, maka perlu dipikirkan kemungkinan untuk mengekspor cumi-cumi tersebut. Untuk itu, karena produk perikanan merupakan kelompok bahan pangan yang mudah rusak, maka sebelum diekspor perlu dilakukan usaha pengawetan, misalnya dengan pengalengan. Yang menjadi masalah dalam pengalengan produk perikanan adalah tingginya kadar air. Dalam hal ini cumi- cumi mempunyai kadar air sampai 82% (Rao dan Leung, 1972). Apabila ikan tidak dimasak terlebih dahulu, maka proses pengeluaran air akan terjadi selama penyimpanan produk perikanan tersebut. Hal ini akan menyebabkan produk yang dihasilkan menjadi kurang menarik (Broek, 1965). Penelitian ini ditujukan untuk mempelajari kemungkinan pengalengan cumi-cumi dalam berbagai medium, serta untuk mempelajari pengaruh pemasakan pendahuluan terhadap mutu cumi-cumi kaleng. Disamping itu juga untuk mengetahui tingkat penerimaan panelis terhadap produk ini. Perlakuan pertama yang diberikan dalam penelitian ini adalah waktu pemasakan pendahuluan (A), yaitu o menit (A₁), 15 menit (A2), 30 menit (A3) dan 45 menit (A4). Perlakuan kedua adalah jenis medium (B) yaitu medium larutan garam 2% (B1), saos tomat (B2), kecap (B3) dan minyak nabati (B4). e Adapun analisis percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial (4 x 4) dengan 2 kali ulangan. Uji yang dilakukan terhadap cumi-cumi kaleng meliputi uji fisik kaleng, uji kimiawi, uji organoleptik dan uji mikrobologi. Uji fisik kaleng meliputi kehampaan kaleng dan "head space". Uji kimiawi meliputi analisis kadar protein kasar, kadar protein terlarut, kadar lemak, air, kadar abu, kadar garam dan PH medium. kadar Uji organoleptik meliputi rupa, warna, bau, rasa dan tekstur. Uji mikrobiologi dilakukan terhadap total bakteri anaerobik…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143127
      Collections
      • UT - Aquaculture [2191]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository