Analisis efektivitas komunikasi atasan dan bawahan pada Kantor Pos Bogor
Abstract
Komunikasi sangat dibutuhkan dalam pengembangan perusahaan. Sistem manajemen secanggih dan seefisien apapun tidak akan berfungsi, bilamana hambatan komunikasi tidak diselesaikan dan ditangani dengan baik, baik antara karyawan dengan karyawan maupun antar karyawan dengan pimpinan. Dalam aktivitas di suatu organisasi bisnis, komunikasi memegang peranan sangat penting. Kegagalan dalam organisasi bisnis banyak yang disebabkan oleh kurang tertatanya komunikasi bisnis yang dilakukan para pelaku di organisasi tersebut. Komunikasi yang efektif menjadi faktor penting bagi pencapaian tujuan suatu organisasi. Komunikasi yang efektif antara karyawan dengan manajer atau antara atasan dengan bawahan dapat membantu atasan untuk memahami dan mengerti kesulitan bawahan dalam bekerja. Hal ini akan membantu terciptanya kinerja secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui pola komunikasi yang terjadi antara atasan dan bawahan pada Kantor Pos Bogor. (2) Mengetahui hambatan komunikasi yang dialami oleh atasan dan bawahan pada Kantor Pos Bogor. (3) Menganalisis efektivitas komunikasi atasan dan bawahan pada Kantor Pos Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terjadi antara atasan dengan bawahan di Kantor Pos Bogor menggunakan dua pola komunikasi yaitu pola komunikasi ke atas dan pola komunikasi ke bawah secara lisan dan tulisan. Hambatan komunikasi yang terjadi antara atasan dengan bawahan pada Kantor Pos Bogor diantaranya adalah adanya gangguan teknis, gangguan semantik, gangguan psikologis, gangguan fisik atau organik, hambatan status, hambatan kerangka berpikir dan hambatan budaya. Hambatan terbesar yang dialami atasan dan bawahan di Kantor Pos Bogor adalah hambatan kerangka berpikir, yaitu adanya perbedaan persepsi ketika proses komunikasi terjadi antara atasan dengan bawahan. Hambatan komunikasi secara keseluruhan lebih sering dialami oleh bawahan dibandingkan atasan. Berdasarkan penilaian atasan dan bawahan terhadap indikator yang menjadi ukuran efektivitas komunikasi dapat disimpulkan bahwa komunikasi atasan dan bawahan di Kantor Pos Bogor sudah efektif dilihat dari segi pemahaman, kesenangan, mempengaruhi sikap, memperbaiki hubungan dan tindakan atasan dan bawahan selama proses komunikasi berlangsung.
Collections
- UT - Management [3631]

