View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi nutrisi biji rambutan (Nephelium lappaceum, Linn.) sebagai pakan ruminansia dengan teknik in situ

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (11.86Mb)
      Date
      1992
      Author
      Amelia, Lien
      Jajat Jachja F.A.
      Toharmat, Toto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian bertujuan mengevaluasi biji rambutan varietas Silengkeng, Sinyonya dan Lebak Bulus yang meliputi komposisi dinding sel, kadar tannin, laju degradasi bahan kering dan bahan organik serta sifat-sifat fisiknya. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan varietas sebagai perlakuan dan periode pemasukan kantong sebagai kelompok. Laju degradasi dihitung dengan persamaan p = A+B (1-e). Hasil pengamatan menunjukkan biji rambutan rendah kandungan selulosa , lignin dan tannin. Laju degradasi (c) bahan kering dan bahan organik mempunyai kesamaan diantara varietas dengan kisaran antara 0,0856 0,1107 dan antara 0,1911 0,1095. Inkubasi 48 jam menunjukkan bahwa tingkat degradasi rambutan Sinyonya nyata (P<0,05) lebih tinggi dari Silengkeng, namun keduanya mempunyai kesamaan dengan Lebak Bulus. Terdapat hubungan yang erat antara kadar ADF (X1), selulosa (X2) dan ADL (X3) dengan degradasi bahan kering biji (Y1) dan degradasi bahan organik biji (Y2) yang diinkubasikan selama 48 jam dengan persamaan Y1 = 74,3167 + 2,0088 X1, Y1 = 81,1678 + 1,7247 X2, Y1 = 103,3478-11,6621 X3, Y2 = 75,8821 + 1,8829 X1, Y2 82,2090 + 1,6285 X2 dan Y2 = 102,9091 - 10,6777 X3. Pola degradasi biji tiga varietas rambutan yang diuji mempunyai kesamaan, namun dengan inkubasi 48 jam Sinyonya didegradasi lebih tinggi dari Silengkeng tapi keduanya tidak berbeda dari Lebak Bulus. Sifat degradasi baik, biji rambutan mengandung zat makanan mudah didegradasi yang mampu menyediakan energi mudah tersedia untuk dipergunakan oleh mikroba rumen. Degradasi bahan kering dan organik sangat dipengaruhi oleh kadar komponen dinding sel.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140874
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository