View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian potensi fitokimia dari hutan di blok kebon Segoro-Ngaleng Resort Bande Alit Taman Nasional Meru Betiri Jawa Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (22.55Mb)
      Date
      1995
      Author
      Baihaki, Chafidz
      Zuhud, Ervizal A.M.
      Chairul
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tumbuhan merupakan salah satu sumberdaya hayati yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat. Indonesia dengan hutan tropika yang keanekaragaman jenisnya tinggi sangat berpotensi untuk menghasilkan bahan baku obat-obatan. Taman Nasional Meru Betiri telah dikenal memiliki beberapa jenis yang telah dipakai oleh penduduk sekitar hutan sebagai obat-obatan tradisional seperti Piper retrofractum (cabe jawa), Terminalia belerica (Joho lawe). Pangium edule (Pakem), Parkia roxburghii (kedawung) dan Piper cubeba (kemukus). Selain itu diduga Taman Nasional Meru Betiri masih menyimpan keanekaragaman jenis yang berpotensi sebagai bahan obat. Permintaan obat yang semakin meningkat yang bahan bakunya berasal dari tumbuhan hutan apabila tanpa diikuti oleh budidaya dan pencarian jenis-jenis baru yang berpotensi bahan obat akan mengakibatkan kelangkaan jenis jenis tertentu yang berkhasiat obat yang akan mengancam kelestarian jenis tersebut. - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis yang berpotensi bahan obat di daerah-daerah konsentrasi tumbuhan obat Kebon segoro, Manung, Tanjung Pring dan Ngaleng Resort Bandealit Taman Nasional Meru Betiri. Penelitian dimulai dari bulan April-Mei kemudian dilanjutkan bulan September - November 1994. Data diambil dengan meletakkan petak ukur berbentuk jalur berpetak dengan metode sistematik sampling di Daerah konsentrasi tumbuhan obat Kebon segoro, Manung, Tanjung pring dan Ngaleng dengan jarak 500 m untuk tipe hutan hujan Dataran rendah dan 100 m untuk tipe hutan Pantai. Selanjutnya mendapatkan indek nilai penting, keragaman jenis, kesamaan komunitas dan pola penyebaran. Untuk mengetahui senyawa kimia yang dikandung oleh suatu jenis tumbuhan dilakukan pengujian fitokimia melalui uji alkaloid, uji /triterpenoid. flavonoid, uji saponin, uji steroid Dari analisis vegetasi yang dimulai dari Kebon segoro, Manung, Tanjung pring, Ngaleng diperoleh 93 jenis tumbuhan pada tingkat pohon, 54 jenis pada tingkat tiang, 59 jenis pada tingkat pancang, 159 jenis pada tingkat semai dan tumbuhan bawah serta 42 jenis epifit dan liana…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140814
      Collections
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism [2503]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository