View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perancangan kemasan cabe merah untuk mencapai optimum modified atmosphere

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (1.648Mb)
      Date
      1997
      Author
      Zulkarnain, Muhammad
      Purwadaria, Hadi K.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cabe merupakan produk hortikultura yang mudah rusak dan tidak tahan lama. Proses penanganan sejak dari petani sampai ke tangan konsumen seringkali memerlukan waktu yang lama, apalagi persebaran produksinya tidak merata sepanjang tahun. Hal ini dapat menurunkan mutu cabe yang berarti pula menurunkan nilai ekonomisnya. Dewasa ini telah banyak diterapkan teknik penyimpanan dengan mengontrol dan memodifikasi gas-gas yang terlibat dalam proses pernapasan yang dikombinasikan dengan suhu rendah, yaitu teknik penyimpanan modified atmosphere. Penelitian modified atmosphere terhadap cabe merah sudah dilakukan oleh Muhammad Yessy Alamin (1993). Konsentrasi gas O₂ dan CO₂ optimum untuk penyimpanan cabe merah adalah 4%-8% O₂ dan 4%-8% CO2. Penyimpanan cabe merah seberat 460 gram pada suhu 5°C dengan kemasan lapisan LDPE 0.04 mm seluas 0.04 m² dan volume bebas 1057.5 ml tidak mencapai kondisi optimum MA. 2 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Merancang kemasan cabe merah agar tercapai kondisi optimum modified atmosphere; 2) Melakukan pengujian mutu hasil rancangan kemasan cabe merah. Muhammad Yessy Alamin (1993) melaporkan bahwa kondisi optimum untuk cabe merah adalah 4%-8% O₂ dan 4%-8% CO2. Laju respirasi cabe merah pada suhu 5°C untuk oksigen bernilai 6.12 ml/kg-jam-atm dan untuk karbondioksida bernilai 4.56 ml/kg-jam-atm. Sedangkan pada suhu 10°C untuk oksigen bernilai 4.97 ml/kg- jam-atm dan untuk karbondioksida bernilai 4.64 ml/kg-jam-atm. Seno Basuki Rahmat (1990) melaporkan bahwa salak dapat diperpanjang masa simpannya bila diberi komposisi awal 10% O₂ dan 2% CO₂ dalam kemasan...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140587
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository