View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis pengembangan sumberdaya air dengan teknologi embung (Farm Reservoir) di PT> Gunung Madu Plantations, Lampung

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (4.751Mb)
      Date
      1997
      Author
      Amelia, Dessy
      Priyanto, Hubertus Aris
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kekurangan air pada daerah-daerah dengan sumber air terbatas merupakan salah satu faktor yang membatasi intensitas tanam. Dalam hal ini curah hujan menjadi sumber air utama untuk dimanfaatkan sebagai air irigasi. Walaupun banyak daerah mempunyai curah hujan tahunan yang tinggi, namun curah hujan yang tinggi tersebut terkonsentrasi hanya pada bulan-bulan tertentu saja. Di Indonesia umumnya terjadi kelebihan air hujan pada musim hujan sementara pada musim kemarau terjadi kekurangan air. Kelebihan air hujan ini dapat ditampung pada suatu kolam penampung air atau embung (farm reservoir atau farm pond) untuk kemudian dapat dimanfaatkan bagi keperluan pengairan atau keperluan lain pada saat musim kemarau. Penelitian ini dilakukan terhadap sumber air di PT. Gunung madu Plantations Divisi II bagian Utara yang bertujuan untuk: 1) menganalisis tingkat kebutuhan air untuk luas tanam dan jadwal tanam tertentu, 2) menganalisis potensi curah hujan untuk ditampung dan dimanfaatkan bagi kebutuhan air irigasi, 3) menganalisis tingkat kehilangan air yang diakibatkan oleh evaporasi dan rembesan dari embung, dan 4) menganalisis tingkat kekurangan dan kelebihan air. Menurut NAS (1974), batas nilai curah hujan tahunan agar dapat dilakukan pemanenan air hujan adalah 50-80 mm. Tentunya pada curah hujan yang demikian dibutuhkan catchment area yang lebih luas. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140561
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository