Simulasi komputer untuk pendugaan suhu pusat kripik jamur champignon
Abstract
Penggorengan adalah salah satu cara yang digunakan secara luas dalam pengolahan pangan. Kripik jamur champignon merupakan salah satu produk olahan kering melalui proses penggorengan. Volume eksport jamur Indonesia tahun 1990 sebesar 4848.196 kg dalam bentuk segar, beku, dan kering sedangkan Import 1990 sebesar 87.291 kg penggorengan menurut (Listiyowati, 1992). Prosea Skjoldebrand. (1984) adalah pemberian sejumlah panas pada bahan pangan untuk meningkatkan flavor atau cita rasa, memperpanjang waktu simpan serta meningkatkan daya cerna karena terjadi proses denaturasi protein dan perubahan pada bahan. pangan.
Lund dan Norback (1983) menggungkapkan bahwa penggunaan analisis numerik telah berhasil menemukan aplikasi yang siap pakai, khususnya didalam memecahkan masalah pindah panas yang berhubungan dengan pengolahan pangan pada keadaan tidak tunak. Model komputer yang telah dibuktikan keabsahannya dan dapat dipercaya akan menjadi alat yang bermanfaat bagi kebutuhan tersebut.
Tujuan
dari
penelitian
ini
adalah untuk
mengembangkan suatu model komputer untuk menduga suhu kripik jamur champignon selama penggorengan, mengidentifikasi parameter masukan untuk model komputer yang akan menentukan suhu pusat bahan pada kripik jamur champignon, dan menguji keabsahan model komputer dengan data percobaan proses penggorengan kripik jamur champignon...
