View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Pengeringan Gabah (Oryza sativa L) Dan Alang-Alang (Imperata cylindrica L) Dalam Bentuk Tumpukan Dengan Menggunakan Metode Hukill

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (23.59Mb)
      Date
      1987
      Author
      Purwanto, Yohanes Aris
      Syarief, Atjeng M.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan waktu pengeringan dan mempelajari zone pengeringan gabah dan rumput alang-alang yang dikeringkan dengan menggunakan alat pengering tipe bak. Dari perhitungan dengan menggunakan suatu model penge- ringan dapat dianalisa proses pengeringan yang terjadi, se- hingga dapat diduga karakteristik pengeringannya tanpa me- lakukan percobaan terlebih dahulu. Model yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengeringan tumpukan te- bal yang dikemukakan oleh Hukill (1947 dan 1954). Model pengeringan tumpukan tebal yang dikemukakan ini merupakan suatu model yang disederhanakan, karena menganggap bahwa semua panas yang diberikan oleh udara pengering digunakan untuk menguapkan air dari bahan. Untuk menguji ketepatan model ini dalam menggambarkan proses pengeringan yang terjadi, maka dilakukan percobaan pengeringan lapisan tebal gabah dan rumput alang-alang. untuk gabah dilakukan pada kondisi suhu udara pengering 43.4 °C, RH 32.3%, kadar air awal 24.3 % bb, aliran udara 0.25 m/detik dan tebal tumpukan 0.28 m, sedangkan untuk rumput alang-alang pada kondisi suhu udara pengering 50.6 °C, RH 23.6%, kadar air awal 65.6% bb, aliran udara 0.36 m/detik dan tebal tumpukan 0.34 m. Hasil percobaan pengeringan gabah pada kondisi di atas untuk waktu pengeringan tujuh jam diperoleh kadar air rata-rata 13.7% bb, sedangkan untuk rumput alang-alang se- lama tujuh jam waktu pengeringan diperoleh kadar air rata- rata 15.4 % bb. Dari hasil perhitungan berdasarkan model Hukill pada kondisi sama dengan percobaan, untuk pengeringan gabah se- lama tujuh jam pengeringan diperoleh kadar air rata-rata 15.4% bb, sedangkan untuk rumput alang-alang diperoleh kadar air rata-rata 22.7% bb untuk waktu paruh 1.2 jam dan 15.4 % bb untuk waktu paruh 0.77 jam. Zone pengeringan yang terjadi dapat diamati dari ha- sil perhitungan, dimana untuk pengeringan gabah dengan ke- tebalan tumpukan 0.28 m zone pengeringan ini terjadi pada seluruh ketebalan tumpukan mulai dari jam pertama sampai…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140011
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository