Pengkajian efisiensi pemakaian air pada sistem irigasi tetes untuk tanaman paprika di PT Saung Mirwan
Abstract
Peningkatan produksi pertanian dalam negeri mempunyai kaitan erat dengan sumber daya air. Ketersediaan air akan berpengaruh terhadap tingkat produksi pertanian. Pemberian air yang tepat dan optimum dengan pengelolaan irigasi yang baik akan menciptakan pertumbuhan tanaman yang baik sehingga hasil produksi pertanian yang maksimum dapat dicapai. Dengan keterbatasan sumber daya air yang ada, maka pengelolaan irigasi tetes adalah salah satu metoda irigasi yang baik diterapkan pada daerah dengan sumber air yang terbatas dan cocok untuk komoditi pertanian yang rentan terhadap kekurangan air dan bernilai ekonomi tingqi. Salah satu komoditi pertanian yang bernilai ekonomi tinggi tersebut adalah Paprika (Capsicum annuum L.).
Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air yang diperlukan tanaman paprika dan efisiensi pemberian air yang diberikan ke tanaman tersebut, menghitung koefisien keseragaman dan koefisien penyebaran penetes dalam sisitem irigasi tetes serta mengukur keseragaman debit yang diberikan melalui penetes.
Kebutuhan air tanaman adalah kebutuhan air untuk memenuhi evapotranspirasi. Air irigasi yang diperlukan untuk memenuhi pertumbuhan tanaman sama dengan besar evapotranspirasi dikurangi dengan curah hujan efektif (Linsley dan Franzini, 1979). Efisiensi untuk suatu sistem berbeda untuk sistem lainnya, hal ini tergantung dari acuan input dan output dari masing-masing sistem (Karmeli, 1985). Efisiensi pemakaian air merupakan perbandingan jumlah air yang diberikan ke tanaman dengan jumlah air yang keluar/terbuang.
Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus sampai bulan Oktober 1994 di PT Saung Mirwan, Cisarua, Bogor. Media tanam yang digunakan adalah arang sekam dengan sistem hidroponik. Bibit paprika yang berumur 1 bulan dimasukkan ke polibag yang telah diisi arang sekam dan dipadatkan dengan nilai bulk density 0.462 gram/cm3. Karakteristik dari arang sekam yang diuji adalah porositas, permeabilitas dan uji pF. Besarnya kebutuhan air tanaman dihitung dengan menggunakan evapotranspirasi acuan harian selama bulan Agustus dan September berdasarkan metoda radiasi. ...
