Performansi koefisien tahanan gelinding drawbarpull, dan slip pada berbagai kondisi permukaan dan lahan pertanian
View/ Open
Date
1998Author
Medah, Hanny Selvester M.
Mandang L., Tineke
Metadata
Show full item recordAbstract
Traktor pertanian dapat menyalurkan tenaganya dalam beberapa cara yaitu melalui Power Take off (PTO), hidrolik dan tenaga tarik (Hunt, 1983). Tenaga tarik (drawbarpull) merupakan tenaga yang paling banyak digunakan tetapi mempunyai efisiensi yang paling rendah (Liljedhal et al., 1979).
Setiap roda yang bergerak akan mengalami slip dan tahanan gelinding. Slip yang berlebihan terutama pada pengolahan tanah akan menyebabkan penurunan tenaga traktor karena dibutuhkan untuk mengatasi slip yang terjadi, sedangkan tahanan gelinding merupakan gaya tambahan pada draft yang juga harus diperhitungkan (Anonim, 1984).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performansi koefisien tahanan gelinding, drawbarpull, dan slip dari "riding" traktor pada beberapa kondisi jalan (aspal, beton, kerikil dan tanah) dan pada lahan pertanian.
Penelitian uji performansi traksi traktor ini dilakukan pada beberapa kondisi permukaan yaitu permukaan beton (concrete), kerikil (gravel), aspal (asphalt) dan tanah (soil) serta pada lahan pertanian dengan tiga kadar air yang berbeda yaitu 43.94%, 34.99% dan 20.53%. Adapun parameter yang diukur adalah tahanan gelinding (rolling resistance), drawbarpull dan slip.
Pengukuran tahanan gelinding diukur dengan mengukur jarak dan waktu tempuh traktor mulai dari saat pedal di injak penuh hingga berhenti. Pengukuran drawbarpull dilakukan dengan menggunakan drawbar dynamometer dan handystrain meter, sedangkan slip diukur dengan menghitung jarak tempuh roda traktor untuk sepuluh kali putaran roda. ...
