View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Karakteristik temperatur larutan nutrisi tanaman selada (lactucaa sativa L.) pada sistem nutrient film technique (NFT) dengan sirkulasi kontinyu

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.627Mb)
      Date
      1998
      Author
      Nurwahyudi, Kuncoro
      Suhardiyanto, Herty
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Nuirient Film Technique (NFT) adalah suatu cara menumbuhkan tanaman dimana akar berada dalam larutan nutrisi yang mengalir. Aliran ini sangat dangkal sehingga sebagian akar terendam dan sebagian lagi di atas aliran. Dengan menggunakan sirkulasi nutrisi secara berkala (30 menit on, 30 menit off). produktivitas mentimun naik 8-15% dan kualitas meningkat 8-10% dengan sirkulasi kontinyu (Graves and Hurd, 1983). Penurunan temperatur daerah perakaran merupakan salah satu metode yang paling murah dibandingkan dengan metode penurunan temperatur lain untuk budidaya tanaman dalam rumah kaca. Penurunan temperatur daerah perakaran ini dilakukan dengan cara menurunkan temperatur larutan nutrisinya. Besamya teinperatur larutan nutrisi sistem NFT dalam rumah kaca dipengaruhi oleh temperatur lingkungan dan besarnya radiasi matahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data dasar mengenai pengaruh temperatur lingkungan dan radiasi matahari terhadap perubahan temperatur larutan nutrisi hilir-hulu pada beberapa tahap pertumbuhan tanaman selada. Fasilitas dan peralatan yang digunakan antara lain adalah rumah kaca berparanet 50%, bedeng tanaman sepanjang 4 meter, tanki larutan, pipa, mesin pendingin 95 Watt, hybrid recorder tipe HR 2300), heat flow HFM 101 dan irradiance meter ISL-10X) serta pupuk tanaman. Pengukuran parameter lingkungan meliputi temperatur lingkungan rumah kaca, distribusi temperatur larutan nutrisi sepanjang bedeng yang diukur pada jarak 0.25, 1.25. 2.25, 3.25 dan 4.25 meter dari kran hulu, aliran panas pada dinding- dinding bedeng dan radiasi matahari. Pengukuran dilakukan tiap 1 jam. Data-data yang diperoleh merupakan hasil pengukuran selama 4 hari berturut-turut pada sant bedeng tanpa tanaman, 3 hari berturut-turut setelah tanaman pada bedeng berumur 30, 37 dan 43 hari. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138899
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository