Kajian efiensi pemanfaatan air tanah dangkal untuk irigasi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur
Abstract
Pada saat ini bidang pertanian merupakan sektor yang paling banyak menggunakan air, khususnya untuk memproduksi komoditas pangan, sehingga upaya penghematan penggunaan air irigasi perlu terus dilakukan tanpa mengurangi tingkat produktivitas maupun kestabilan swasembada pangan.
Dalam upaya menambah ketersediaan air untuk pertanian, pemerintah telah membangun sumur air tanah di berbagai propinsi. Hasil beberapa studi menunjukkan bahwa pemanfaatan air tanah untuk irigasi masih belum efektif dan efisien seperti yang diharapkan, sehingga upaya optimasi pemanfaatannya masih diperlukan.
Tujuan penelitian masalah khusus ini adalah untuk mengkaji efisiensi pemanfaatan air tanah dangkal untuk irigasi, berdasarkan kapasitas/debit sumur dan sistem pengoperasian pompa air, yaitu meliputi perhitungan kebutuhan air irigasi, perhitungan efisiensi irigasi yang meliputi efisiensi penyaluran dan efisiensi pemberian air di petakan lahan, penentuan pola tanam, penentuan jadwal irigasi dan perhitungan biaya irigasi.
Lokasi penelitian masalah khusus ini terletak pada 4°38'5" Bujur Timur dan 7°12 Lintang Selatan dengan ketinggian 85 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan klasifikasi Zona Agroklimat dalam Oldeman dan Sjarifuddin (1975), lokasi penelitian ini termasuk ke dalam Zona D3, dimana jumlah bulan basah berturutan adalah 4 bulan (Desember-Maret) dan jumlah bulan kering berturutan adalah 6 bulan (Mei-Oktober). ...
