View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh empat macam kemasan dalam dua suhu penyimpanan terhadap daya simpan buah rambutan (Nephelium lappaceum, L)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (12.98Mb)
      Date
      1990
      Author
      Indahsari, Gita Khaerunisa
      Harjadi, Sri Setyati
      Sosrodiharjo, Sabari
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Rambutan termasuk buah non klimakterik yang bernilai ekonomis, tetapi mempunyai umur simpan pendek (seminggu). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perubahan fisik dan kimia buah yang dikemas dengan empat macam kemasan dan disimpan pada suhu kamar (28°C) dan suhu rendah (10°C) serta interaksinya. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama terdiri dari empat macam kemasan (P), yaitu jaring seperti jala (P1), kantong plastik dari bahan propilen dengan 40 lubang pada kedua sisi (P2), karung plastik dari bahan propilen membentuk lubang-lubang kecil (P3) dan kardus berukuran 10.5 cm X 14.5 cm X 19 cm yang dilubangi pada keempat sisinya (P4). Faktor kedua terdiri dari dua suhu penyimpanan (T), yaitu suhu kamar (T1=28°C) dan suhu rendah (T2=10°C). Bahan yang digunakan adalah rambutan jenis Rapiah dari pertanaman Salabenda, Parung, yang dipanen pagi hari pada musim panen bulan Desember 1989, dengan tingkat kematangan yang sama, yaitu kulit buah berwarna kuning, berukuran 3 4.5 cm. Dalam setiap kemasan ada 25 rambutan yang selanjutnya disimpan pada kondisi kamar dan suhu rendah. Rambutan yang disimpan dalam kemasan yang ditem- patkan pada kondisi kamar diamati pada 0, 2, 4, 6 dan 8 hari penyimpanan, sedangkan yang disimpan pada suhu 10°C diamati pada 0, 4, 8. 12 dan 16 hari. Angka 50 % buah yang rusak terjadi setelah 3 hari simpan dengan kemasan plastik pada suhu kamar. Dalam kemasan karung plastik dan jaring terjadi setelah 4 hari, sedangkan dalam kardus setelah 5 hari simpan. Pada suhu rendah kerusakan buah paling cepat terjadi dalam jaring (9 hari), dalam kardus (14 hari), sedangkan dalam plastik dan karung plastik setelah 16 hari penyimpanan...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138153
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository