Pengaruh lama penyimpanan dan pentahapan suhu pemeraman terhadap aspek fisiologis dan sifat fisiko-kimia buah pisang mas (Musa paradisiaca L.)
Abstract
Buah pisang merupakan salah satu buah yang banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan manusia. Pisang termasuk buah yang produksinya cukup besar karena hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan daerah penghasil pisang.
Buah pisang bersifat perisible sehingga buah menjadi cepat matang dan busuk setelah dipanen. Hal ini menjadi kelemahan dan hambatan dalam pengembangan pemasaran buah pisang karena masa simpannya yang pendek. Karena itu diperlukan suatu cara penyimpanan yang memungkinkan agar buah tetap mentah dan hijau selama penyimpanan serta dapat matang normal sesudahnya. Dalam era kemajuan teknologi refrigerasi akhir-akhir ini berlangsung usaha untuk mengkombinasikan aspek pemeraman dan penyimpanan pada buah pisang. Dengan ditemukannya teknik yang tepat yang dapat mengkombinasikan aspek-aspek pemeraman dan penyimpanan, maka diharapkan usaha untuk menstabilkan harga dan mutu buah pisang dipasaran dapat dilakukan.
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh lama penyimpanan dan pentahapan suhu pemeraman terhadap laju respirasi buah pisang Mas. Selain itu penelitian juga bertujuan mengetahui pengaruh perlakuan diatas terhadap aspek fisiologis buah pisang. Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian, FATETA, IPB dari bulan April - September 2001.
