Sistem informasi industri tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq)
Abstract
Kelapa sawit dan hasil olahannya merupakan salah satu komoditi penting ekspor non migas di Indonesia. Diperkirakan pada tahun 2010, Indonesia akan menjadi produsen karet dan kelapa sawit terbesar di dunia menggantikan Malaysia dan Thailand. Produksi minyak kelapa sawit dan minyak inti sawit Indonesia pada tahun 1999 masing-masing sebesar 5.989.183 ton dan 1.369.453 ton, sedangkan pada tahun 2000 mencapai 6.217.425 ton dan 1.433.233 ton. Produksi ini akan terus bertambah setiap tahunnya seiring dengan pelaksanaan peremajaan dan perluasan areal perkebunan. Hal ini dapat dilihat dengan adanya pembukaan lahan-lahan baru di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya.
Kemajuan sains dan teknologi komputer saat ini memungkinkan informasi dipindahkan ke dalam perangkat lunak komputer yang disebut sistem informasi (information system). Sistem Informasi merupakan interaksi terpadu antar komponen (sumberdaya) manusia (brainware), perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware), dan data (dataware) yang didisain untuk mendukung aktifitas mulai dari pengumpulan data (data collecting), pengolahan data (data processing), penyimpanan data (data storing), penyebaran informasi (dissemination of information), serta kontrol terhadap keseluruhan aktifitas tersebut (overall performance control).
