View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Potensi kehilangan tanah karena erosi serta tindakan pengawetan tanah dan air di daerah aliran sungai Ciliwung Hulu

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (19.85Mb)
      Date
      2002
      Author
      Syahdu, Laily Muslikhah
      Sukartaatmadja, Sukandi
      Dhalhar, Mohammad Azron
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Metode yang digunakan untuk menduga kehilangan tanah karena erosi dan menentukan tindakan pengawetan tanah dan air di suatu lahan adalah USLE (Universal Soil Loss Equation). Metode ini dapat diterapkan secara Joas dengan terlebih dahulu menetapkan faktor-faktor yang mempengaruhinya, yaitu erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan kemiringan lereng (LS), penutupan lahan (C), dan pengelolaan lahan (P). Penelitian dilakukan untuk menduga serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab timbu!nya erosi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung Hu!u. Kemudian berdasarkan kehi!angan tanah karena erosi aktual yang diperoleh, dapat diidentifikasi tingkat bahaya erosi serta diberikan beberapa usaha pengawetan tanah dan air. Dari hasil penelitian didapatkan total kehilangan tanah karena erosi potensial adalah 63,913,343.21 ton/tahun clan aktual 2,376,858.00 ton/tahun atau dengan rata-rata 4,296.24 ton/ha/tahun dan 159.77 ton/ha/tahun. Dari keseluruhan luas daerah aliran sungai 45.04% merupakan wilayah dengan tingkat bahaya erosi I, 29.58% tingkat bahaya erosi II, 8.03% tingkat bahaya erosi III, 8.87% tingkat bahaya erosi N, dan 8.48% tingkat bahaya erosi V. Faktor erosivitas hujan dan erodibilitas tanah merupakan faktor-faktor yang tidak dapat atau kecil sekali kemungkinannya untuk diubah. Oleh karena itu faktor kelerengan serta faktor penutupan lahan dan pengelolaan lahan memegang peranan penting dalam menekan potensi erosi yang terjadi. Agar kehilangan tanah karena erosi yang terjadi masih dalam batas yang dapat ditoleransi (15 ton/ha/tahun) dianjurkan untuk menggunakan indeks CP maksimum berdasarkan kemiringan lereng, yaitu 0.7767 untuk kemiringan lereng 0-3%, 0.1519 untuk kemiringan lereng 3-8%, 0.0294 illl.tuk kemiringan lereng 8-15%, 0.0115 untuk kemiringan lereng 15-25%, 0.0085 untuk kemiringan lereng 25- 40%, dan 0.0032 untuk kemiringan lereng lebih dari 40%. Total kehi!angan tanah karena erosi al"tual yang didapatkan dengan usaha pengawetan tanah dan air adalah 80,552.27 ton/tahun atau rata-rata 5.41 ton/ha/tahun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137735
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository