Tahanan Gesekan Tumpukan Biji-Bijian Hasil Pertanian Terhadap Aliran Udara
View/ Open
Date
1987Author
Ganeviantara, Wandhani
Syrief, Atjeng Muchlis
Metadata
Show full item recordAbstract
Data yang perlu dikembangkan untuk mendisain, menyeleksi, dan mengoperasikan alat pengering adalah hubungan antara volume udara yang bergerak menembus tumpukan biji- bijian, perubahan tekanan statis, dan kedalaman tumpukan biji-bijian.
Tahanan gesekan tumpukan biji-bijian diidentifikasi- kan sebagai penurunan tekanan yang diukur berdasarkan tekanan statis dari tumpukan biji-bijian.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tahanan gesekan tumpukan biji bijian hasil pertanian terhadap aliran udara serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil pertanian yang dimaksud adalah gabah/padi, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, dan jagung. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menentukan besar daya yang diperlukan oleh kipas.
Pada penelitian ini dicari hubungan antara aliran uda- ra dengan tahanan gesekan tumpukan biji-bijian pada enam tingkat besar aliran udara, untuk berbagai macam biji- bijian dengan perlakuan-perlakuan terhadap tumpukan sebagai berikut, (1) keadaan curah dan tercampur benda asing, (2) keadaan padat dan tercampur benda asing, (3) keadaan curah dan tidak tercampur benda asing, dan (4) keadaan padat dan tidak tercampur benda asing. Selain itu juga diteliti pengaruh varietas dan kadar air yang berbeda ter- hadap hubungan aliran udara dan tahanan gesekan tumpukan biji-bijian.
IPB Unis Kemiringan grafik hubungan besar aliran udara dengan tahanan resekan untuk tumpukan biji-bijian yang padat le- bih besar daripada tumpukan biji-bijian yang curah, untuk tumpukan biji-bijian yang berkadar air rendah lebih besar daripada tumpukan biji-bijian yang berkadar air tinggi, dan untuk tumpukan biji-bijian yang mempunyai berat jenis curah rendah lebih besar dibandingkan dengan tumpukan biji- bijian yang mempunyai berat jenis curah tinggi…dst
