View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Uji kinerja alat pemupuk tabur tipe auger dan tipe rotating bottom di PT.Gula Putih Mataram

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (18.92Mb)
      Date
      2003
      Author
      Ambarita, Maria Desniatur Damanuk
      Setiawan, Radiet Praeko Agus
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tanaman tebu (Sacchanum officinarum L) merupakan tanaman penghasil gula. Kebutuhan akan gula terus meningkat dengan laju yang relatif pesat. Hal ini terbukti dari data penyaluran BULOG selama sepuluh tahun terakhir yang menunjukkan kebutuhan akan gula sudah meningkat sebesar 4.5% per tahun yang berarti lebih dari tiga kali rata-rata kebutuhan konsumsi gula dunia yang hanya 1.3% dalam kurun waktu yang sama. Sehubungan dengan terus meningkatnya kebutuhan akan gula, maka pemerintah terus meningkatkan persediaan gula. Upaya pemerintah dalam intensifikasi dan ekstensifikasi pertanaman tebu adalah dengan meningkatkan hasil produksi yang tinggi dan berkualitas baik. Pemupukan pada tanaman tebu tidak cukup hanya memperhatikan macam atau jenis puuk serta dosis pupuk yang diberikan, tetapi perlu dipertimbangkan juga dari segi penempatan pupuk itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat keseragaman jumlah penjatahan antar lubang pengeluaran dan keseragaman distribusi pupuk pada alur pemupukan pada jenis alat penebar pupuk butiran yang digunakan di PT. GULA PUTIH MATARAM, juga untuk mendapatkan parameter disain guna keperluan modifikasi alat pemupuk tersebut untuk meningkatkan unjuk kerja alat pemupuk tersebut. Alat yang digunakan adalah baldan dan lancer. Baldan menggunakan sistem auger, sementara lancer mengunakan sistem rotating bottom. Pada baldan terdapat empat katup dengan empat saluran pengeluaran. Lancer memiliki tiga katup dan empat saluran pengeluaran. Pada baldan pupuk dijatah dengan mengatur putaran enjin, dan bukaan katup. Pada lancer pupuk dijatah dengan mengatur putaran enjin, bukaan katup. juga sekat yang terdapat pada saluran pengeluaran. Pada baldan poros auger diputar dengan sambungan dari PTO, demikian juga dengan lancer. Keadaan dari mata auger yang disambungkan dengan mur sudah mulai longgar, sehingga pupuk sulit untuk dijatah. Demikian juga dengan keadaan dari katup, selang (saluran pengeluaran) dari baldan mempengaruhi laju pengeluaran pupuk. Sementara pada lancer sekat yang terdapat pada saluran pengeluaran pupuk yang mempengaruhi laju pengeluaran pupuk. Keadaan dari pupuk juga mempengaruhi laju pengeluaran pupuk. Keadaan lingkungan juga mempengaruhi laju pengeluaran pupuk. Keadaan lingkungan ini antara lain: cuaca, keadaan tanah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135822
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository