Pendugaan kadar air, karbohidrat, protein, lemak dan amilosa pada beras Oryza sativa L. dengan teknologi Near Infrared
View/ Open
Date
2004Author
Kusumaningtyas, Nuniek Ayu
Budiastra, I Wayan
Metadata
Show full item recordAbstract
Beras (Oryza sativa L.) merupakan salah satu jenis serealia yang sangat penting, karena beras merupakan sumber terpenting pangan bagi manusia dan menjadi makanan pokok di sebagian besar negara. Beras menyediakan sekitar 21% dari total kalori pangan bagi penduduk dunia, terutama penduduk Asia termasuk Indonesia. Diperkirakan beras menyumbang 60 - 80% kalori dan 45 - 55% protein dalam umur rata-rata masyarakat Indonesia (Damardjati, 1988).
Umumnya untuk mengetahui komposisi kadar air, karbohidrat, protein, lemak, dan amilosa dilakukan dengan cara analisa kimia, namun hal tersebut cukup rumit, memerlukan tenaga intensif dan waktu yang lama. Teknologi NIR (Near Infrared) memungkinkan pengukuran secara cepat dan akurat tanpa membutuhkan bahan-bahan kimia dan tidak menimbulkan polusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menduga kandungan kadar air, karbohidrat, protein, lemak dan amilosa pada butir beras dengan menggunakan teknologi NIR.
Spektrum NIR antara 700-2500 nm (Dryden, 2003). Pada kisaran panjang gelombang tersebut terjadi penyerapan cahaya (photon) yang besar oleh molekul- molekul CH, OH, CN, atau NH. Radiasi near infrared yang dipantulkan dari sampel dapat digunakan untuk memprediksi karakteristik sampel, data yang diperoleh dimasukkan dalam perhitungan kalibrasi. Jumlah dari radiasi pantulan sampel dijadikan sebagai data reflektan (R) dari sampel. Nilainya diekspresikan sebagi log (1/R), yang memberi nilai tinggi pada level tinggi absorban. Terdapat hubungan yang linear antara log (1/R) dan konsentrasi komponen yang diserap. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah beras (Oryza sativa L.) yang diperoleh dari Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Cimanggu, Bogor. Beras yang digunakan adalah beras dengan varietas IR64 dan varietas lokal Cianjur dengan tingkat kadar air 11-15%, protein 7-8%, karbohidrat 74-77%, dan lemak 2-3%. Alat yang digunakan pada penelitian ini antara lain sistem NIR dan seperangkat komputer. Pengukuran kadar air, karbohidrat, protein, lemak dan amilosa referensi dilakukan dengan uji kimia proksimat.
Sebanyak 35 sampel digunakan untuk proses kalibrasi. Metode kalibrasi yang digunakan adalah metode regresi berganda stepwise. Kisaran panjang gelombang untuk pendugaan kadar air, karbohidrat, protein, lemak dan amilosa beras antara 900-2000 nm dengan interval 5 nm. ...
