View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efektifitas lahan basah buatan dalam menurunkan sedimen, fosfor dan nitrogen di perairan

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (10.79Mb)
      Date
      2004
      Author
      Kusumah, Jefri
      Anwar, Syaiful
      Widiatmaka
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertanian intensif dengan penggunaan pupuk inorganik dan organik merupakan salah satu sumber pencemaran daerah aliran sungai (DAS) dengan unsur hara (N dan P) dan sedimen. Berbagai usaha konservasi belum sepenuhnya menekan pencemaran tersebut. Alternatif lain untuk menekan peningkatan sedimen, fosfor dan nitrogen di perairan permukaan adalah dengan pembuatan lahan basah buatan sebagai penyaring (filter) air limpasan permukaan sebelum dibuang ke perairan. Penelitian ini bertujuan: (i) menguji kemampuan lahan basah buatan dalam menyaring sedimen, fosfor dan nitrogen, (ii) membandingkan efektifitas penyaringan pada keadaan hujan dan tanpa gangguan hujan. Sistem lahan basah buatan dibangun dengan membuat 2 kolam yang terdiri dari kolam pengendapan (kolam tanpa tanaman air) dan kolam penyaringan (kolam yang ditutup 100% oleh tanaman air), dengan sumber air berasal dari aliran drainase lahan pertanian. Pengambilan contoh air meliputi contoh air setelah kejadian hujan dan contoh air periodik mingguan (tanpa kejadian hujan). Titik pengambilan contoh air yaitu (i) aliran air yang masuk (input) ke kolam pengendapan, (ii) air di kolam pengendapan, (iii) air di kolam penyaringan dan (iv) aliran air buangan (output) dari kolam penyaringan. Parameter yang diamati pada contoh air adalah konsentrasi nitrat, amonium, ortofosfat, total fosfor dan total padatan tersuspensi. Hasil analisis pada dua pengamatan menunjukkan, setelah aliran air melewati sistem lahan basah buatan semua parameter air yang diamati mengalami penurunan. Terjadi penurunan pada pengamatan mingguan untuk nitrat sebesar 77,0%, amonium sebesar 56,7%, ortofosfat sebesar 80,8%, total fosfor sebesar 55,9% dan total padatan tersuspensi sebesar 79,5%. Penurunan pada pengamatan setelah kejadian hujan untuk nitrat sebesar 64,4%, amonium sebesar 26,3%, ortofosfat sebesar 57,9%, total fosfor sebesar 63,12% dan total padatan terlarut sebesar 94,7%. Penurunan konsentrasi parameter lebih nyata (P<0,05) pada pengamatan mingguan dibandingkan dengan data setelah kejadian hujan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134153
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository