View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengembangan Sistem Monitoring Lingkungan di dalam Rumah Tanaman dengan Pendinginan Evaporatif

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (374.0Kb)
      Fulltext (9.316Mb)
      Lampiran (810.8Kb)
      Date
      2023-11
      Author
      Prasetyo, Tegar Adi
      Suhardiyanto, Herry
      Supriyanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Parameter kondisi lingkungan di dalam rumah tanaman seperti suhu dan kelembapan udara perlu dikendalikan untuk mendapatkan kondisi optimum bagi pertumbuhan tanaman. Penggunaan pendinginan evaporatif dengan water chiller dapat menurunkan suhu di dalam rumah tanaman dan penggunaan suatu sistem monitoring kondisi lingkungan pada rumah tanaman dapat memudahkan pengendalian lingkungan pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini untuk merancang sistem monitoring, mengimplementasikan perangkat lunak dan keras monitoring pada rumah tanaman, dan mempelajari peran sistem monitoring lingkungan pada rumah tanaman. Komponen elektronik yang digunakan pada penelitian ini yaitu mikrokontroler ESP32, LoRa SX1278, sensor DHT22, sensor DS18B20, dan Raspberry Pi. Tahapan penelitian terdiri dari: (1) analisis kebutuhan sistem, (2) perancangan sistem, (3) implementasi sistem, dan (4) evaluasi sistem. Hasil penelitian berupa halaman situs web yang menampilkan grafik parameter lingkungan yang terdiri dari suhu internal, suhu eksternal, kelembapan udara relative internal, kelembapan udara relatif eksternal, dan suhu air chiller. Berdasarkan perbandingan suhu air chiller, experimental run dua memiliki rata-rata suhu air chiller terendah. Berdasarkan perbandingan suhu udara dan kelembapan udara relatif di dalam rumah tanaman, experimental run tiga memiliki rata-rata suhu udara terendah dan kelembapan udara relatif tertinggi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132352
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository