View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Variabilitas spasial retensi air tanah pada lahan perkebunan tebu di PT Gunung Madu Plantations, Lampung

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.148Mb)
      Date
      2000
      Author
      Siregar, Andri Aswadi
      Dhalhar, M. Azron
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertumbuhan dan produksi tanaman khususnya tanaman tebu yang optimum disamping tergantung pada jumlah dan ketersediaan unsur hara juga dipengaruhi oleh sifat-sifat fisik tanah. Sifat-sifat fisik tanah ini penting sekali artinya dalam hubungannya dengan ketersediaan air bagi tanaman, aerasi dan aspek-aspek mekanik bagi perkembangan akar tanaman (Yogaswara, 1977). Keragaman retensi air tanah dipengaruhi oleh sifat-sifat fisik tanah, diantaranya struktur dan tekstur tanah, porositas total dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi dan melakukan analisis statistik untuk mempelajari sebaran variasi retensi air tanah. Hillel (1980) menggambarkan hubungan kadar air tanah dengan hisapan matriks (pF) yang berbeda berdasarkan tekstur dan struktur tanah disebut kurva retensi air tanah atau kurva pF. Gaya menahan pergerakan air disebut kapasitas menahan air (water holding capacity) dan dinyatakan oleh gaya yang diperlukan untuk memisahkan air didalam tanah serta nilainya dipengaruhi oleh jumlah air yang tersedia didalam tanah. Makin sedikit air yang tersedia makin besar gaya yang diperlukan untuk memisahkan air dari tanah. Variabilitas spasial adalah variasi berdasarkan jarak. Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman tropis, termasuk kedalam kelas Monocotiledoneae, ordo Glumaceae, famili Gramineae dan genus Saccharum. Tanaman tebu yang normal membutuhkan pertumbuhan vegetatif selama 67 bulan. Dalam masa pertumbuhan vegetatif, tanaman tebu membutuhkan air yang sebanding dengan jumlah air untuk evapotranspirasi, yaitu 3.0 5.0 mm/hari (LPP, 1982). Tanaman tebu mempunyai sistem perakaran serabut, dengan perakaran efektif pada kedalaman 60-90 cm di bawah permukaan tanah. Perakaran tanaman tebu dapat mencapai kedalaman 240 cm pada tanah yang mempunyai drainase baik dan bersolum dalam. Penyerapan air yang terbesar oleh akar dapat mencapai kedalaman 120 cm (LPP, 1982)…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132097
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository