Pengaruh tingkat kepadatan terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan kakap putih (lates calcalifer bloch) dalam sistem resirkulasi
View/ Open
Date
1998Author
Gustav RS, Frans
Harris, Enang
Effendi, Irzal
Waspada
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan kakap
putih yang dipelihara dalam sistem resirkulasi dengan kepadatan 10, 15, 20 dan 25 ekor/1.
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Basah lnstalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi
Pertanian (IP2TP) Bojonegara, Serang. Percobaan dimulai pada bulan Agustus sampai dengan
September 1996.
lkan yang dijadikan bahan penelitian adalah benih ikan kakap putih umur 20 hari hasil pemijahan
secara alami di Balai Budidaya Lampung (BBL). Wadah penelitian yang digunakan adalah tangki
polikarbonat 30 I sebanyak 12 buah (volume media 25 I) dan diletakkan dalam suatu sistem
resirkulasi. Air yang digunakan sebagai media diperoleh dari tandon yang telah di disaring dengan
filter pasir.
Benih-benih dipelihara dengan empat tingkat kepadatan yaitu 10, 15, 20 dan 25 ekor/1. Selama
pemeliharaan benih diberi pakan alami Artemia sp sebanyak 5 individu/ml dengan frekuensi tiga kali
sehari yaitu pada pukul 9.00 pagi, pukul 12.00 siang dan pukul 15.00 sore. Pengamatan pertumbuhan
panjang dan bobot dilakukan setiap seminggu secara sampling, sedangkan pengamatan populasi
dilakukan setiap 2 minggu dengan menghitung seluruh benih dalam wadah. Sebagai data penunjang
diamati pula fisika-kimia air yang meliputi suhu, oksigen terlarut, pH, salinitas, amonia dan
nitrit.
Collections
- UT - Aquaculture [2191]
