Pola asuh dan tumbuh kembang anak balita pada keluarga etnik Timor dan Rote di kabupaten Kupang propinsi NTT
View/ Open
Date
2001Author
Kasuma, Ni Made Oka Arpini
Megawangi, Ratna
Sunarti, Euis
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk memperoleh gambaran pola asuh dan tumbuh kembang anak balita pada keluarga Etnik Timor dan Rote serta faktor- faktor yang mempengaruhinya. Tujuan khususnya adalah: (1) Mengetahui perbedaan pola asuh anak, (2) Mengetahui faktor-faktor keluarga dan budaya yang mempengaruhi pola asuh anak. (3) Mengetahui perbedaan tingkat tumbuh kembang anak berdasarkan etnik, (4) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Penelitian dilaksanakan di dua desa, yaitu Desa Ohaem (Etnik Timor) dan
Desa Nggodimeda (Etnik Rote). Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive sedangkan pemilihan contoh dilakukan secara acak tidak berimbang. Contoh penelitian adalah anak berusia 2-5 tahun berjumlah 70 orang. 35 orang dari masing- masing etnik, sedangkan responden adalah ibu contoh. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer terdiri dari Keadaan umum keluarga (besar keluarga, pendidikan ibu dan pendapatan keluarga), Karakteristik ibu (kepribadian, riwayat hidup dan kepuasan). Aspek budaya (nilai anak, persepsi orang
tua dan aspirasi orang tua), Pola asuh anak (pola asuh disiplin. pola pemberian rangsangan mental, pola asuh afeksi, pola pemberian makan, interaksi ibu dan anak,
peran ayah dalam pengasuhan anak) dan Tumbuh kembang anak (status gizi dan perkembangan anak). Data sekunder terdiri dari keadaan umum wilayah penelitian
dan keadaan penduduk.
Data ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif dan inferensia
dengan
dan pola
menggunakan komputer program SPSS 10.1. Data karakteristik ibu, budaya asuh anak diskor sesuai jawaban yang diberikan. Pengkategorian berdasarkan skor
maksimum dan dikelompokkan menjadi tiga katagori yaitu "tinggi" bila > 80%.
"sedang" bila 60% - 80% dan "kurang" bila < 60%. Status gizi anak balita dinilai dengan baku WHO-NCHS berdasarkan skor
dengan indikator BB/U dibandingkan simpangan baku (z-score). Tingkat perkembangan contoh dinilai
menggunakan 10 pertanyaan dari Kuesioner Pra Skrining Perkembangan. Analisis Statistik yang digunakan adalah Uji t. Uji Kruskal Wallis, Uji Korelasi dan Uji
regresi berganda. Berdasarkan Uji-t keadaan umum keluarga yang menunjukkan adanya
perbedaan pada kedua etnik adalah pendidikan ibu (p-0,002) dan pendapatan keluarga (p=0.007). Seluruh responden Etnik Timor hanya lulus SD, sedangkan pada
Etnik Rote terdapat 37,1% yang lulus SLTP keatas. Pendapatan per kapita pada Etnik Timor lebih rendah daripada Etnik Rote.
Berdasarkan Uji Kruskal Wallis karakteristik ibu dan aspek budaya yang berbeda pada kedua etnik adalah kepribadian ibu (p=0,000), riwayat hidup ibu
dengan..dst
Collections
- UT - Nutrition Science [3187]
