Pola Konsumsi, Waktu Luang dan Tingkat Stress Pegawai Yang Melaju Antara Kota Bogor dan Jakarta
View/ Open
Date
2005Author
Situmorang, Mellisa Augustina
Martianto, Drajat
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mempelajari pola makan, pemanfaatan waktu luang dan tingkat stress pada pegawai yang melaju antara kota Bogor dan Jakarta. Secara khusus tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mempelajari karakteristik sosial ekonomi pegawai yang melaju, 2) mempelajari pola konsumsi pangan pada pegawai yang melaju, 3) mempelajari ketersediaan dan pemanfaatan waktu luang pegawai yang melaju, 4) mempelajari riwayat kesehatan pegawai yang melaju, dan 5) mempelajari tingkat stress pegawai yang melaju, serta 6) menganalisis hubungan antara tingkat stress dengan ketersediaan dan pemanfaatan waktu luang, pola konsumsi pangan dan karakteristik sosial ekonomi pegawai yang melaju.
Desain penelitian ini adalah Cross-Sectional. Pengambilan contoh dilaksanakan di beberapa perkantoran di wilayah Jakarta selama bulan Juni 2004. Responden dipilih berdasarkan lokasi rumah yang berada di Bogor dan sekitarnya serta lokasi kantor yang berada di Jakarta. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 86 orang pegawai yang bekerja pada lima perusahaan yang tersebar di Jakarta dan menyatakan bersedia menjadi responden. Data yang diambil dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan responden dengan menggunakan kuesioner. Jenis data yang dikumpulkan meliputi karakteristik individu, latar belakang sosial ekonomi, kebiasaan melaju, pola makan hari kerja dan hari libur, riwayat kesehatan, alokasi waktu luang, dan tingkat stress. Data identitas contoh meliputi nama lengkap, umur, jenis kelamin, alamat rumah dan kantor, pekerjaan dan status perkawinan serta jumlah anak/tanggungan. Data alokasi waktu luang diperoleh dengan menggunakan kuesioner waktu luang. Sedangkan data mengenai pola makan didapatkan dengan menggunakan metode food frequency list dan kuesioner. Karakteristik sosial ekonomi digolongkan menurut indikator-indikator sebagai berikut: pendapatan, tingkat pendidikan, pekerjaan, kepemilikan rumah dan kendaraan. Data sekunder diperoleh dari wawancara langsung dengan pihak perusahaan. Untuk menganalisa data digunakan SPSS 10.00 for Windows. Untuk melihat hubungan antar variabel-variabel yang ada digunakan uji korelasi Spearman sedangkan tingkat stress diukur dengan metode van Amberg dan skala Holmes, sedangkan kekebalan stress diukur
dengan menggunakan skala Miller & Smith.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase responden terbesar berumur antara 31- 40 tahun dengan jumlah 53.5%. Jumlah responden wanita hanya 26.7% dari keseluruhan populasi pegawai menggambarkan kondisi pegawai wanita yang melaju. Status perkawinan dari kebanyakan responden adalah menikah, (87.2%). Populasi pegawai yang berlatar pendidikan S1 adalah 54.7% dan gaji bervariasi 1 juta sampai diatas 5 juta. Responden yang memiliki kendaraan sendiri, baik motor maupun mobil (66.3%). Sementara mengenai alat transportasi melaju sebagian besar responden yang diwawancarai menggunakan mobil jemputan atau bus kantor sebagai sarana melaju, yang ditunjukkan dengan persentase 43.0%. Lainnya melaju dengan menggunakan bus antar kota (23.3%), mobil pribadi (18.6%), kereta api (12.8%), dan motor (2.3%)…..dst
Collections
- UT - Nutrition Science [3187]
