Analisis Sistem Insentif pada Balai Pengembangan Benih Ikan Laut, Air Payan dan Udang (BPBILAPU) di Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat
View/ Open
Date
2005Author
Maylani, Titin
Diatin, Iis
Nurhayati, Popong
Metadata
Show full item recordAbstract
Kompensasi sebagai penghargaan atas penyerahan dan pemberian segenap
basil kerja pegawai kepada pihak balai, terbagi menjadi fmansial dan non
finansial. Kompensasi fmansial diantaranya yaitu fmansial langsung salah
satunya insentif, serta fmansial tidak langsung dalam bentuk tunjangan. Melihat
sifat insentifyang mengaitkan secara langsung antara imbalan yang diperoleh
pegawai dengan prestasi kerja yang berhasil dicapainya, maka pemberian insentif
akan sangat memotivasi pegawai untuk meningkatkan prestasi kerjanya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem insentif yang
diterapkan oleh BPBILAPU Pangandaran, mengidentifikasi faktor-faktor yang
menentukan besarnya insentifyang diperoleh pegawai BPBILAPU Pangandaran
dan menganalisis penerapan sistem insentif yang lebih efektif berdasarkan sistem
merit.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem insentifyang digunakan oleh
BPBILAPU Pangandaran adalah sistem insentif kelompok dengan menggunakan
perhitungan profit sharing plan yang pembagiannya terdiri dari 5% bagi tim
produksi dan 10% bagi keseluruhan pegawai. Adapun Faktor-faktor yang
menentukan perolehan insentif yang diterima pegawai BPBILAPU Pangandaran
diantaranya adalah sumberdaya manusia, sumberdaya alam, modal, lingkungan
dan pasar. Sistem insentifberdasarkan sistem merit yang terdiri dari insentif
individu (piecework danproduction bonus) dan insentifkelompok (production
sharing plan) lebih efektif diterapkan. Keduanya memiliki nilai insentif yang
lebih besar bila dibandingkan dengan nilai insentif yang diterima pegawai
BPBILAPU Pangandaran. Selain itu nilai insentif yang diperoleh pegawai
ditetapkan berdasarkan prestasi kerja dan produktifitas kerja.
Collections
- UT - Management [3631]
