View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Aplikasi Bacillus sp., ekstrak bawang putih, dan kombinasinya untuk pencegahan infeksi Aeromonas hydrophila pada benih patin Pangasius hypophthalmus

      Thumbnail
      View/Open
      Fultext (1.072Mb)
      Date
      2016
      Author
      Afianti, Syifa
      Yuhana, Munti
      Nuryati, Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Motile Aeromonad Septicemia atau MAS adalah penyakit infeksi yang disebabkan bakteri Aeromonas hydrophila dan sering menyerang ikan patin Pangasius hypophthalmus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas perendaman ekstrak bawang putih dan aplikasi Bacillus sp. RfR dalam media pemeliharaan terhadap pencegahan infeksi A. hydrophila. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan kontrol pada penelitian ini terdiri dari K- (tanpa perendaman bawang putih, aplikasi Bacillus sp. RfR dan infeksi A. hydrophila) dan K+ (tanpa perendaman bawang putih dan aplikasi Bacillus sp. RfR, dilakukan infeksi A. hydrophila). Perlakuan pencegahan terdiri dari A (tanpa perendaman ekstrak bawang putih, dilakukan aplikasi Bacillus sp. RfR dan infeksi A. hydrophila), B (perendaman bawang putih tanpa aplikasi Bacillus sp. RfR, dilakukan infeksi A. hydrophila), dan C (perendaman ekstrak bawang putih dengan aplikasi Bacillus sp. RfR dan dilakukan infeksi A. hydrophila). Perendaman ekstrak bawang putih 2 mg ml-1 dilakukan pada perlakuan B dan C sebelum uji tantang selama 10 menit, sebanyak 4 kali dengan selang 3 hari. Setelah itu dilakukan uji tantang dengan infeksi A. hydrophila pada perlakuan K+, A, B, dan C, serta aplikasi Bacillus sp. RfR pada perlakuan A, dan C melalui media pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa laju pertumbuhan panjang dan bobot terbaik terdapat pada perlakuan C masing-masing sebesar (2,25 ± 0,11)%, dan (2,20 ± 0,06)%. Perlakuan C juga menghasilkan kelangsungan hidup terbaik mencapai (88,89 ± 7,70)%, tidak berbeda nyata dengan perlakuan B yang mencapai (93,33 ± 6,65)%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129707
      Collections
      • UT - Aquaculture [2191]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository