Optimasi Ekstraksi Biomolekul Aktif Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Rimpang Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.)
Abstract
Curcuma aeruginosa Roxb. adalah salah satu tanaman obat yang
mengandung senyawa fenol yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini
bertujuan menentukan kondisi optimum ekstraksi rimpang temu ireng yang
berpengaruh terhadap rendemen ekstrak, kandungan total fenolik dan aktivitas
antioksidan. Optimasi ekstraksi rimpang temu ireng dengan metode maserasi
dilakukan berdasarkan half factorial design (2(k-1)) menggunakan dua level (level
tinggi dan rendah) dan lima faktor . Faktor-faktor tersebut meliputi pH (2 dan 6),
suhu (30°C dan 80°C), konsentrasi etanol (20% dan 80%), waktu (30 dan 300
menit), dan rasio cairan terhadap padatan (10 dan 100 mL/g). Penelitian
menunjukkan bahwa konsentrasi etanol berpengaruh sangat nyata (p<0.0001)
terhadap kadar total fenolik dan antioksidan dengan nilai paling tinggi yaitu 37
mg GAE/g ekstrak dan 133.725 μg/mL pada konsentrasi etanol 80%. Kondisi
ekstraksi yang optimum berdasarkan analisis dengan program Design Expert yaitu
pada pH 2, konsentrasi etanol 80%, suhu 30oC, waktu inkubasi 30 menit, dan
rasio cairan terhadap padatan yaitu 100 mL/g.
Collections
- UT - Biochemistry [1466]
