View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh penambahan garam minyak ikan tuna terhadap fermentabilitas dan kecernaan bahan kering ransum secara in vitro

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (1.410Mb)
      Date
      2004
      Author
      Ridha, Muhammad As'adi
      Toharmat, Toto
      Sigit, Nur Aeni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Minyak ikan tuna adalah limbah hasil industri pengalengan ikan tuna yang telah diketahui mengandung asam lemak tak jenuh rantai panjang atau Polyunsaturated Fy Acids (PUFA) diantaranya omega-3. Asam lemak omega-3 yang terkandung delan ikan dan minyak ikan memiliki peranan penting dalam mencegah penyakit kardiovaskuler. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh penambahan garam minyak ikan dalam ransum secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2003 di Laboratorium Nutrisi Ternak Perah dan Laboratorium Biokimia, Fisiologi dan Mikrobiologi Ternak. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.. Ransum percobaan terdiri atas : RO = ransum kontrol (ransum komersial yang mengandung Hidrolisat Bulu Ayam (HBA) sebesar lima persen dan satu ppm Kromium Organik ); R1 = RO+ 1,5% garam minyak ikan; R2 = RO+ 3,0% garam minyak ikan; R3 = R0 + 4,5% garam minyak ikan; R4 R0 + 6,0% garam minyak ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui taraf terbaik dari suplementasi garam minyak ikan tuna dalam ransum secara in vitro. Percobaan ini menggunakan Analisis Regresi. Peubah yang diamati adalah kadar Asam Lemak Terbang (VFA), kadar Amonia (NH3), kecernaan bahan kering (KBK) dan produksi metan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan memberikan pengaruh yang nyata (P<0.05) terhadap kadar amonia (NH3) dan sangat nyata (P<0,01) terhadap asam lemak terbang (VFA). tetapi tidak berpengaruh (P>0.05) terhadap Kecernaan Bahan Kering (KBK). Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa suplementasi terbaik untuk uji in vitro adalah tiga persen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129322
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository