Hubungan konsumsi pangan, aktivitas fisik, dan keseimbangan energi dengan ketahanan fisik Taruna Akademi Angkatan Udara Yogyakarta
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antar makanan konsumsi, aktivitas fisik, dan keseimbangan energi dengan ketahanan fisik Udara Mahasiswa Akademi Angkatan di Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Februari 2012 dengan menggunakan desain studi cross-sectional. Acak Berstrata Smapling sampel terpilih (n=70) terdiri dari 33 sampel pada level II dan
37 sampel pada tingkat IV. Data yang digunakan adalah data primer (karakteristik sampel, pengukuran data antropometri dan aktivitas fisik sampel) dan data sekunder (formal kegiatan sampel, daftar menu yang disajikan oleh asrama, dan skor ketahanan fisik sampel dari hasil Cooper tes yang diselenggarakan oleh Akademi Angkatan Udara). Data dianalisis oleh Pearson Uji korelasi antara status gizi dengan ketahanan fisik menunjukkan tidak negatif signifikan pada sampel level II (p=0,496, r=-0,123) dan juga pada sampel tingkat IV (p=0,243, r=-0,197). Antara tingkat kecukupan energi dengan fisik daya tahan menunjukkan positif tidak signifikan pada sampel level II (p= 0.954, r=0.013) dan negatif tidak signifikan pada sampel level IV (p=0.466, r=-0.124). Di antara Aktivitas fisik dengan ketahanan fisik menunjukkan pengaruh positif tidak signifikan sampel level II (p=0.765, r=0.54) dan tidak negatif signifikan pada level sampel IV (p=0,093, r=-0,280). Berdasarkan penelitian ini, sampel harus diperhatikan pengaturan pangan guna mengoptimalkan asupan gizi yang diperlukan untuk mencapainya ketahanan fisik yang optimal.
Collections
- UT - Nutrition Science [3187]
