Analisis integrasi pasar komoditi cabai merah di pulau Jawa
Abstract
Cabai merah sebagai komoditas h01tikultura mempunyai peranan penting sebagai bumbu masak yang digunakan sehari-hari dalam konsumsi rumah tangga. Permintaan terhadap cabai akan terns meningkat seiring dengan peningkatan jnmlah penduduk dan pengembangan industri pengolahan cabai.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : (1). mengetahui perkembangan luas panen dan produksi
cabai merah , (2). mengetahui faktor-faktor yang mempengarnhi penawaran cabai merah oleh petani dan (3). mengetahui keterkaitan harga cabai merah antar daerah dan antar waktu. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan data sekunder dengan analisis Integrated Market Connection (IMC) dan analisis regresi berganda untuk pemodelan faktor-faktor yang mempengamhi penawaran cabai merah.
Pulau Jawa memberikan kont1ibusi yang cukup besar dalarn pengadaan komoditi cabai merah di
Indonesia. Perkembangan Juas panen dan produksi cabai merah pada masing-masing propinsi di Pulau Jawa menunjukkan fluktuasi periodik yang bervariasi menurnt musim. Propinsi Jawa Barat merupakan produsen terbesar deugan rata-rata produksi pe1tahun dari tahuu 1987-1996 sebesar 6953,40 ton dan rata-rata luas panen pertahun sebesar 2102,56 hektar. Propinsi Jawa Teugah meughasilkan rata-rata produksi cabai merah pertahun (1987- I 996) sebesar 3824,96 ton dengan rata-rata luas panen pertahun sebesar 2367,16 hektar. Propinsi DI Yogyakarta menghasilkan rata-rata produksi pertahun dari tahun 1987-1996 sebesar 4648,30 ton pertahun dan rata-rata luas panen pertahun sebesar 3046,33 hektar.
Collections
- UT - Management [3631]
