Analisis strategi pemasaran restoran cepat saji:studi kasus Restoran Papa Ron's Pizza Bogor
Abstract
Tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Keadaan seperti ini pun terjadi di kota Bogor dengan luas wilayah 1.850 Ha yang terdiri dari 6 kecamatan dan 68 kelurahan memiliki jumlah penduduk pada tahun 2006 sejumlah 750.250 jiwa. Selain itu, tingkat pendapatan per kapita penduduk kota Bogor pun mengalami peningkatan. Pada tahun 2005 pendapatan per kapita penduduk Kota Bogor mencapai Rp 4,61 juta dan mengalami peningkatan pada tahun 2006 menjadi Rp 5,02 juta. Hal ini menimbulkan dampak positif yaitu memberikan peluang besar untuk mengembangkan banyak bisnis. Salah satu bisnis yang berkembang adalah bisnis waralaba. Perusahaan waralaba yang meramaikan persaingan terdiri dari berbagai sektor industri seperti restoran, salon kecantikan, pusat kebugaran, lembaga pendidikan dan sektor lainnya. Restoran merupakan salah satu bisnis waralaba yang berkembang pesat. Hal ini menimbulkan jumlah restoran di Bogor semakin bertambah.
Papa Ron's Pizza Bogor merupakan salah satu bisnis waralaba lokal dengan produk pertama pizza. Perkembangan bisnis ini disebabkan oleh adanya pergeseran gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat perkotaan. Di Bogor, Papa Ron's Pizza cukup mendapat perhatian. Namun seiring dengan perkembangan restoran yang cukup pesat menyebabkan persaingan semakin tinggi. Untuk itu, Papa Ron's Pizza Bogor memerlukan strategi pemasaran terbaik agar dapat bertahan di pasar yang kompetitif sehingga mendorong penulis untuk menganalisis permasalahan yang ada pada perusahaan, yaitu: bagaimana strategi bauran pemasaran jasa mencakup 8P yang selama ini diterapkan oleh perusahaan, pengaruh lingkungan internal dan eksternal serta alternatif strategi pemasaran yang tepat untuk diterapkan oleh perusahaan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi bauran pemasaran jasa mencakup 8P yang diterapkan perusahaan, menganalisis lingkungan internal dan eksternal serta merumuskan alternatif strategi pemasaran terbaik.
Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan untuk mengkaji lingkungan internal dengan matriks IFE dan lingkungan eksternal menggunakan matriks EFE. Kedua matriks tersebut digunakan dalam matriks IE yang bertujuan untuk melihat posisi perusahaan saat ini. Adapun perumusan alternatif strategi dilakukan dengan analisis SWOT. Pengambilan keputusan dalam perumusan strategi menggunakan analisis matriks QSPM.
Berdasarkan hasil penelitian, strategi bauran pemasaran jasa yang dilakukan perusahaan yang menyangkut product, place and time, process, productivity and quality people, promotion, physic dan price dapat dinilai telah berhasil dalam memenuhi kebutuhan pelanggan dengan berbagai fasilitas dan keuggulan perusahaan...
Collections
- UT - Management [3631]
