Optimasi konsentrasi Na-alginat dan CaCl2 untuk pembuatan sel amobil candida tropicalis dalam produksi xilitol
Abstract
Produksi xilitol melalui fermentasi oleh sel amobil Candida tropicalis
menjadi alternatif untuk menghasilkan xilitol yang tinggi dan lebih ekonomis.
Penjebakan sel Candida tropicalis dalam matriks Ca-alginat merupakan teknik
yang paling efektif digunakan dalam teknik amobilisasi sel. Penjebakan sel dalam
matriks Ca-alginat dipengaruhi oleh konsentrasi Na-alginat dan CaCl2. Penelitian
ini bertujuan menentukan kondisi optimum sel C. tropicalis yang dijebak dalam
matriks Ca-alginat yang meliputi bobot basah sel, waktu inkubasi untuk produksi
xilitol, konsentrasi Na-alginat, dan konsentrasi CaCl2. Penelitian ini mengkaji
produksi xilitol oleh sel amobil Candida tropicalis dalam dua kondisi optimasi,
yaitu variasi konsentrasi Na-Alginat (20-30 g/L) dan variasi konsentrasi CaCl2
(0.1-0.3 M). Fermentasi dilakukan secara batch pada suhu 30 °C dengan
kecepatan pengocokan 100 rpm selama 96 jam. Pengukuran kadar xilitol
ditentukan dengan metode Beutler dan Becker (kit D-sorbitol/D-xilitol).
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh bobot sel basah Candida
tropicalis optimum untuk produksi xilitol sebesar 2.5 g sel basah pada jam ke-96
dengan produksi xilitol 7.0 g/L. Konsentrasi Na-Alginat dan CaCl2 optimum
untuk produksi xilitol berturut-turut, yaitu 20 g/L dan 0.1 M dengan produksi
xilitol 7.05 g/L.
Collections
- UT - Biochemistry [1466]
