Pengembangan "Snack Bar" Tinggi Kalori dari Tepung Komposit Sukun (Arthocarpus altilis) dan Kacang Hijau (Phaseolus radiatus linn) untuk Pangan Darurat Anak Balita
Abstract
Dengan semakin seringnya terjadi bencana alam di Indonesia, maka ketersediaan pangan darurat untuk membantu para korban di lokasi bencana menjadi sangat penting mendesak. Hingga saat ini, belum ada makanan darurat khusus anak balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan snack bar berenergi tinggi sebagai makanan darurat dari sukun (arthocarpus altilis) dan kacang hijau (phaseolus
radiatus linn) tepung komposit untuk anak dibawah lima tahun. Eksperimental desain yang digunakan dalam penelitian ini. Tepung komposit terbuat dari 60% sukun dan 40% kacang hijau digunakan sebagai bahan utama. Snack bar dibuat dengan cara dicampur tepung komposit dan tepung terigu dengan perbandingan 0:100, 25:75, 50:50, 75:25 dan 100:0. Uji organoleptik dilakukan untuk mengukur rasa, warna, aroma, tekstur dan karakteristik produk secara keseluruhan. Jumlah tepung komposit berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap warna, aroma, tekstur dan karakteristik produk secara keseluruhan, namun tidak berpengaruh terhadap cita rasa bar makanan ringan. Snack bar dengan perbandingan 75:25 menjadi produk terpilih untuk tersebut studi berikutnya. Energi produk ini lebih tinggi dibandingkan produk komersial. Ini formula mengandung 498 kkal/100 g snack bar. Untuk memasok 30% energi yang cukup anak-anak sebaiknya mengonsumsi 3 buah snack bar.
Collections
- UT - Nutrition Science [3196]
