Hubungan konsumsi pangan, kecukupan cairan, dan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani pada santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Ma'shum Mardiyah Cianjur
Abstract
Beberapa remaja di Indonesia sedang menjalani pendidikan Islam Sekolah Berasrama. Konsumsi pangan, kecukupan air, dan aktivitas fisik remaja patut diperhatikan karena diduga berhubungan dengan fisik
kebugaran. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konsumsi makanan, kecukupan air, dan aktivitas fisik kaitannya dengan kebugaran jasmani siswa yang tinggal di asrama dan mahasiswa komuter Islam Al-Ma’shum Mardiyah Pondok Pesantren, Cianjur. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juli 2012 dengan desain studi cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah siswa SMA siswa. Jumlah sampel sebanyak 122 orang. Hasilnya menunjukkan bahwa fisik kebugaran mempunyai korelasi positif yang signifikan (p<0,05) dengan status gizi dan aktivitas fisik pada kedua kelompok dan dengan kecukupan air di komuter siswa. Kebugaran jasmani tidak mempunyai hubungan bermakna (p>0,05) dengan umur,
uang jajan, tingkat kecukupan energi dan gizi pada kedua kelompok dan air kecukupan siswa yang tinggal di asrama. Usia, konsumsi gorengan, vitamin Asupan, asupan dan tingkat kecukupan vitamin B1, serta kebugaran jasmani siswa komuter secara signifikan lebih tinggi (p<0,05) dibandingkan kelompok lain. Uang saku, komposisi menu makan siang, komposisi menu makan malam, kebutuhan dan asupan energi, kebutuhan dan asupan protein, asupan dan kecukupan kalsium, asupan zat besi, dan kebutuhan air siswa yang tinggal di asrama secara signifikan lebih tinggi (p<0,05) dibandingkan kelompok lain.
Collections
- UT - Nutrition Science [3196]
