View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keragaman hayati cendawan mikoriza arbuskula pada rizosefer tanaman makan ternak lokal potensiak

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.684Mb)
      Date
      2003
      Author
      Aryanto, Agustinus Tri
      Jayadi, Sudarsono
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mikoriza adalah suatu hubungan simbiosis yang terbentuk di antara perakaran traman dengan cendawan. Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA), salah satu tipe mikoriza, tidak menimbulkan kerusakan, namun memberikan keuntungan bagi tanaman inangnya. CMA, mampu membantu tanaman dalam menyerap unsur hara terutama unsur P, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan, dan terhadap serangan patogen akar. Hal inilah yang mungkin menyebabkan terdapatnya beberapa tanaman yang mampu tumbuh di tanah dengan kondisi yang ekstrim, seperti tanah gambut. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keragaman hayati CMA yang menginfeksi beberapa tanaman makanan ternak lokal potensial di lahan gambut. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pueraria javanica sebagai tanaman inang dan tanah gambut yang diambil di daerah rizosfer beberapa tanaman makanan temak lokal potensial, yaitu, Lombokan, Pakis, Bakauan (Fitus grossularioides Burm f), Pakis Burung, dan Sasendok (Fitus tinctoria L). Zeolit digunakan sebagai media tumbuhnya. Beberapa hal yang diamati dalam penelitian ini ialah identifikasi spora sampai tingkat genus, jumlah spora, dan infeksi akar. Penelitian ini dibagi menjadi dua percobaan yang terpisah. Percobaan I menggunakan tanah gambut yang sudah disimpan selama tiga bulan, dan percobaan II menggunakan tanah gambut yang disimpan selama satu minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gigaspora sp adalah genus yang paling toleran dibanding dua genus yang lain (Sclerocystis sp dan Glomus sp). Dengan adanya penyimpanan inokulum selama 3 bulan cenderung menurunkan jumlah spora dan persentase infeksi akar.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128442
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository