View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tingkat efektivitas white spot syndrom virus (wssv) terhadap post larva udang windu (panaeus monodon fabr) melalui perendaman selama 60 menit dalam berbagai konsentrasi

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (7.162Mb)
      Date
      2003
      Author
      Darmiah, Noneng
      Dana, Darnas
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penurunan produksi budidaya udang windu salah satunya adalah akibat penyakit bintik putih, yang disebabkan oleh White Spot Syndrome Virus (WSSV). Penyakit ini sangat ganas, kematian 100% terjadi dalam Waktu 3-10 hari sejak gejala klinis telihat. Upaya pengendalian penyakit tersebut dilakukan melalui pengendalian lingkungan, peningkatan daya tahan tubuh udang maupun peningkatan genetis. Salah satu unsur pengendalian lingkungan dapat dilakukan melalui filtrasi maupun pengenceran, yang menjadi permasalahan adalah berapa tingkat kerusakan virus yang berada di lingkungan yang masih dapat ditolerir oleh udang Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2002-Maret 2003, yang dilaksanakan di Divisi Manajemen Kesehatan Akuatik, Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Jawa Tengah dan di Laboratorium Kesehatan Ikan, Jurusan Budidaya Perairan, FPIK, IPB, Bogor. Udang Windu yang digunakan berasal dari Hatchery BBPBAP Jepara, Jawa Tengah, stadia PL-17, yang sebelumnya sudah diskrining dengan formalin 100 ppm, kemudian diaklimatisasi selama 7 hari. Sumber WSSV yang diinfeksikan berasal dari udang windu yang positif terinfeksi WSSV. Uji penularan WSSV dilakukan dengan cara perendaman pada konsentrasi virus 2000 ng/ml, 200 ng/ml, 20 ng/ml, 2 ng/ml, 02 ng/ml dan 0,02 ng/ml, yang direndam selama 60 menit. Udang dipelihara selama 30 hari, diberi pakan berupa artemia dan pakan pelet Penentuan keberhasilan penginfeksian WSSV didasarkan pada mortalitas udang uji selama pemeliharaan, gejala klinis berupa perubahan tingkah laku dan morfologi udang secara visual, prevalensi dan adanya kelainan pada inti sel yang dilihat secara histologi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128106
      Collections
      • UT - Aquaculture [2191]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository