View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh penambahan tetrasiklin dan kopi dalam ransum berenergi 2600 KKAL/KG terhadap kinerja produk ayam kampung pada masa pertumbuhan

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (1.682Mb)
      Date
      2004
      Author
      Ningsih, Ika Junia
      Sudarman, Asep
      Hermana, Widya
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tetrasiklin dan kopi merupakan feed additive yang mungkin bisa ditambahkan dalanansum standar dengan tujuan untuk memperbaiki kinerja produksi pada ayam kai pung selama masa pertumbuhannya. Kopi merupakan stimulator untuk aktivitas biologis tubuh dan dianggap mampu merangsang pertumbuhan berdasarkan pengaruhnya terhadap kerja otot halus, proses sekresi, metabolisme, kerja jantung, pembuluh darah, dan sistem syaraf (Clifford dan Wilson, 1985). Sementara antibiotik tetrasiklin merupakan jenis antibiotik dengan spektrum yang paling luas sebagai zat antibakteri, sehingga mampu digunakan dalam pencegahan penyakit dan pemacu pertumbuhan (Biyatmoko, 1997). Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan ternak sebanyak 72 ekor ayam kampung berumur 6 minggu dan dipelihara selama 8 minggu percobaan. Ransum yang digunakan terdiri dari 2 level kopi, yaitu 0% dan 0,4% dan 2 level tetrasiklin, yaitu 0% dan 0,003%. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial 2 x 2 yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan, dengan Faktor A adalah level pemberian tetrasikiin, sedangkan Faktor B adalah level pemberian kopi. Untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan dilakukan Analisis Ragam (ANOVA). Jika berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Duncan (Steel dan Torrie, 1993). Peubah yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, bobot badan, konsumsi air minum, dan mortalitas. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam diketahui bahwa penambahan kopi pada level 0,4% dan tetrasiklin pada level 0,003% dalam ransum ayam kampung, yang dipelihara selama 8 minggu tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, bobot badan, dan konsumsi air minum. Berdasarkan sidik ragam terhadap interaksi kopi dengan terasiklin diketahui pula bahwa tidak ada pengaruh interaksi antara kopi dengan tetrasiklin terhadap semua...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/127287
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository